Timsus Pembentukan DOB Papua Tabi Terbentuk

DOB: Penandatanganan berita acara pembentukan tim khusus pembentukan DOB Papua Tabi di Grand Alisson Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (16/9). (Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Pemerintah daerah dan masyarakat adat se-Tanah Tabi akhirnya  membentuk tim khusus (timsus) untuk bekerja mempercepat proses pembentukan DOB (Daerah Otonomi Baru) Provinsi Papua Tabi.

Ketua Forum Kepala Daerah se-Tanah Tabi yang juga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., mengatakan, tim khusus yang dibentuk ini akan segera menjalankan tugasnya untuk melakukan komunikasi ke pusat, sehubungan dengan kesiapan pembentukan DOB Papua Tabi.

“Tim ini minggu ini mulai bergerak untuk mengkomunikasikan ke pusat bahwa DOB ini sudah siap,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di Sentani, Senin (16/9).

Dikatakan, rapat rutin pemerintah daerah dan masyarakat se-Tanah Tabi juga membahas banyak hal dalam rangka sinergitas percepatan pembangunan kawasan adat Tabi.

Rapat rutin itu dihadiri juga oleh pihak DPR dan akademisi. Keterlibatan mereka akan mendukung kinerja tim khusus tersebut ke depan.
“Yang menjadi catatan penting adalah tim khusus yang dibentuk ini  harus menyiapkan dokumen dalam waktu dekat. Termasuk menyampaikan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah pusat bahwa DOB Tabi sudah siap untuk menjadi definitif. Jadi kita akan tetap menyampaikan kepada pemerintah provinsi dan juga pemerintah pusat,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah menyatakan mencabut moratorium pembentukan DOB  untuk daerah khusus.

Dimana Presiden Jokowi menyebut ada dua atau tiga daerah otonomi baru yang akan direalisasikan oleh pemerintah pusat salah satunya Propinsi Papua Tabi.
“Mari kita manfaatkan kesempatan ini sehingga tidak perlu menjadi bahan diskusi dan perdebatan. Kalau negara sudah berikan kesempatan, tinggal kita selesaikan beberapa prosedur dari bawah dan itu bisa dipenuhi sesuai dengan harapan pemerintah,” tutur Mathius Awoitauw.

Dia menambahkan, dari hasil rapat bersama  itu,  baik pemerintah, masyarakat dan beberapa instansi teknis terkait menyepakati nama propinsi  baru itu nanti adalah Provinsi Papua Tabi dengan ibukotanya kota Jayapura.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan, sebagai kepala wilayah Kota Jayapura sangat mengapresiasi kesepakatan itu.

Menurutnya opsi pemekaran daerah otonomi baru khususnya Provinsi Papua Tabi ini didasari oleh belum adanya pemerataan pembangunan di lima wilayah adat di wilayah Tabi. Pemekaran ini diharapkan akan memperpendek dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pemerataan dalam bidang pembangunan di lima wilayah adat itu.

“Kalau dilihat dari konsepnya, kami sudah siap Tabi untuk DOB. Mulai dari SDM nya, juga kemampuan daerahnya  kami sudah siap,” ucap Wali Kota yang memiliki akronim nama BTM.

BTM menambahkan, dari sisi kesiapan sarana dan prasarana pendukung sebagai ibukota provinsi baru tentunya sudah sangat siap. Hal ini juga bisa dipertimbangkan dari sisi kajian akademik yang sudah dilakukan oleh pihak Uncen.

“Saya pikir itu sudah cukup untuk kita bisa menjadi DOB, dengan melihat luas wilayah dan juga wilayah administrasi pemerintah daerah,” tuturnya.

“Kita juga bisa melihat apa yang sudah disampaikan oleh bapak presiden dan beliau sudah menyetujui. Melihat sudah memerintahkan dan Kementerian Dalam Negeri sudah mengatakan bahwa itu adalah perintah langsung dari Presiden. Jadi daerah otonomi baru yang sudah siap adalah Provinsi Papua Tabi,” tambahnya.(roy/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *