Nermar dan Suarez Bungkam Kritik

Neymar Jr

PSG dan Barcelona berhasil mendapat mood booster jelang matchday pertama fase grup Liga Champions pekan ini dengan sama-sama menang di kandang pada Ligue 1 dan La Liga. Di Parc des Princes, Les Parisiens menang 1-0 atas Strasbourg pada journee kelima. Sedangkan di Camp Nou Blaugrana menang 5-2 atas Valencia.

Tapi, yang menjadi sorotan utama bukan kemenangan kedua tim. Melainkan kontribusi Neymar Jr dan Luis Suarez. Ya, keduanya comeback setelah absen dalam beberapa pekan terakhir. Jika Neymar karena diasingkan dari tim karena keinginannya out dari PSG pada bursa transfer musim panas lalu, El Pistolero julukan Suarez baru pulih dari cedera betis kanan yang didapatnya pada jornada pertama melawan Athletic Bilbao (17/8).

Keduanya juga kompak mencetak gol. Ney sapaan Neymar bahkan jadi penyelamat PSG dengan golnya pada injury time. Cara yang dipilih striker timnas Brasil untuk golnya juga istimewa. Yakni, overhead kick menyambut umpan silang Abdou Diallo. Gol itu secara tidak langsung membungkam kritikan pendukung PSG yang sejak awal laga selalu memberi boo dan siulan kepada Neymar setiap kali memegang bola. Penampilannya kemarin secara implisit jadi bukti kepada entraineur Thomas Tuchel agar terus memainkannya.

Tetapi, Neymar justru memperpanjang kontroversi. Sesaat setelah pertandingan, wide attacker 27 tahun itu mengatakan bahwa dia masih ingin keluar dari PSG meski dia akan tetap profesional selama itu belum terjadi.

“Semua orang tahu aku ingin pergi (dari PSG, Red) dan itu sangat jelas. Sayangnya, mereka (PSG, Red) tidak membiarkan itu terjadi,” ujar eks pemain Barcelona itu seperti dilansir L’Equipe. ”Saat ini, pikiranku ada di PSG dan aku tidak punya masalah dengan siapa pun di sini atau para suporter. Tetapi, sambutan itu (teror dari pendukung PSG, Red) menyedihkan karena laga kandang serasa tandang,” lanjut jebolan akademi Santos itu.

Hal serupa berlaku kepada Suarez. Dia mencetak gol debut bersama Barca musim ini ke gawang Valencia. Bedanya, eks striker Ajax Amsterdam dan Liverpool itu mencetak dua gol pada menit ke-61 dan 82′.

Semakin istimewa karena striker asal Uruguay itu baru masuk semenit sebelum gol pertamanya. Dia menggantikan remaja 16 tahun Ansu Fati yang tampil moncer dengan mencetak 1 gol dan 1 assist pada laga kemarin.

Baik Neymar maupun Suarez berkesempatan melanjutkan tren positif mereka pada matchday pertama Liga Champions. Kebetulan, lawan keduanya cukup berat. PSG harus melawan Real Madrid di Parc des Princes (19/9). Sedangkan Barca meladeni Borussia Dortmund di Signal Iduna Park (18/9). 

”Dia (Suarez, Red) selalu memberi kami rasa lapar (kemenangan, Red), kerja keras, dan banyak gol. Dia striker terbaik di dunia,” puji gelandang Barca Sergio Busquets. (io)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *