Bupati Pastikan Mahasiswa Jayawijaya di Makasar dan Jakarta Aman

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat bertemu dengan mahasiswa Jayawijaya di Jakarta (Dok Bupati For Cepos )

WAMENA-Pemkab Jayawijaya memastikan jika mahasiswanya yang berada di Kota Studi Makasar dan Jakarta masih dalam kondisi aman di sana. Kejelasan ini, setelah Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, langsung turun ke beberapa kota Studi dimana keberadaan mahasiswa asal Wamena menempuh studi.

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua berharap mahasiswa yang ada di beberapa kota Studi ini tidak terhasut dengan isu ataupun hoax yang berkembang dan tetap fokus menyelesaikan studi di kota masing-masing.

   “Pertemuan kami dengan adik-adik mahasiswa hari ini mendengar aspirasi mereka terkait situasi yang berkembang di Papua dan juga Surabaya. Sehingga kami pemda juga bisa menjelaskan kepada mereka tentang situasi Papua saat ini,”ungkapnya saat dihubungi via selulernya, Jumat (13/9) kemarin.

  Dalam pertemuan itu, kata Jhon Banua, keinginan sebagian mahasiswa untuk pulang, karena beredar isu sebagian kepala daerah di Papua telah memerintahkan pemulangan mahasiswanya. Namun sebagai pimpinan daerah, ia telah memberikan keyakinan kepada mahasiswa Jayawijaya untuk tetap tinggal menyelesaikan studinya.

  “Isu yang berkembang di mereka ada perintah pemulangan mahasiswa dari beberapa kepala daerah. Namun saya bupati Jayawijaya berharap adik-adik yang ada di kota studi Jakarta bisa bertahan dan melaksanakan pendidikan hingga selesai,” katanya.

   Bupati  juga meminta kepada para orang tua agar tidak khawatir dengan kondisi anak-anak mereka yang sementara menempuh pendidikan karena pemerintah menjamin keamanannya, dan itu sudah dipastikan olehnya saat melakukan kunjungan langsung ke asrama mahasiswa Jayawijaya di Makasar , Jakarta.

   “Bagi orang tua juga jangan khawatir, karena tadi (kemarin.red) saya bertemu dengan mereka kondisi mereka baik. Keinginan mereka untuk pulang ini karena ada kecemasan dari para orang tua, sehingga kita coba meyakinkan itu kalau mereka dalam keadaan aman,”jelasnya 

  Disinggung terkait laporan adanya mahasiswa Jayawijaya yang pulang, Jhon Banua mengku belum mendapat laporan. Sebab, Pemkab Jayawijaya sendiri tidak pernah memerintahkan mahasiswa Jayawijaya untuk kembali ke Papua pasca insiden Surabaya beberapa waktu lalu.

  “Sejauh ini belum ada laporan secara resmi ke Pemda, tapi dari hasil kunjungan kita memang ada beberapa yang kembali ke Papua,”ungkapnya.

  Ia juga menambahkan bahwa dari  hasil pertemuan dengan para mahasiswa Jayawijaya di kota study Jakarta, banyak dari mereka yang belum merasa nyaman seperti sediakala, karena ada aparat yang selalu mendatangi asrama mereka untuk memastikan keamanan mereka. 

  “Ini mungkin sesuai dengan hasil pertemuan para kepala daerah di Papua bahwa panglima TNI dan kapolri memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk memantu dan mengawasi keamanan anak-anak mahasiswa Papua di setiap asrama yang ada di kota studi,” jelasnya.

  Selain itu, setelah memastikan kondisi mahasiswa Jayawijaya yang ada di Makasar maupun Jakarta, Bupati Jayawijaya menjadwalkan akan melakukan kunjungan yang sama terhadap mahasiswa Papua yang ada di Surabaya dalam beberapa hari ini untuk memastikan keamanan mereka disana. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *