Wabup dan Kapolres Padamkan Langsung Kebakaran Lahan 

Wakil Bupati Mappi Jaya Ibnu Su’ud, ST bersama Kapolres Mappi AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan S.I.K,M.I.K  bersama jajarannya saat berusaha memadamkan  lahan  yang terbakar akibat musim kemarau yang sudah terjadi selama 4 bulan di Mappi. 

 

MERAUKE-     Wakil Bupati Mappi Jaya Ibnu Su’ud, ST bersama Kapolres Mappi AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan S.I.K,M.I.K yang didampingi Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1707 merauke di Mappi Mayor Artiono dengan semangat berjibaku memadamkan api yang menyala di seputaran lahan gambut di Kepi, Distrik Obaa Mappi  saat meninjau lokasi kebakaran lahan dan hutan , Rabu (11/9). Peninjauan ini dilakukan Wabup Jaya Ibu Su’ud setelah mengetahui intensitas Karhutla di Kabupaten Mappi kian meningkat.

   Data yang diperoleh dari Humas Polres Mappi, Kamis (12/9) bahwa kebakaran lahan saat ini memang tidak mengakibatkan gundulnya hutan-hutan di Mappi. Pasalnya yang terbakar adalah hamparan rumput rawa yang mengering akibat dari musim panas di tahun ini karena di Mappi sudah hampir 4 bulan tidak turun hujan sehingga debit air di sungai sudah berkurang drastis.

  Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Jaya pun menegaskan bahwa kebakaran hutan ini akan segera ditindaklanjuti dengan cara menerjunkan beberapa perkuatan baik dari BPBD hingga TNI/Polri akan melakukan pemadaman secara mobiling guna mempersempit kebakaran di berbagai lokasi di Mappi.

Wakil Bupati pun mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan lahan sekitar dan khususnya kepada masyarakat yang memiliki kebun dan lahan untuk tidak meninggalkan kebun dalam keadaan masih adanya kegiatan membakar.

‘’Masyarakat pemilik lahan dapat memeriksa keadaan lahan perkebunan dan memastikan tidak adanya api sehingga dapat mengantisipasi bahaya kebakaran lahan secara meluas.”pungkas Wabub Jaya”

  Sementara itu, Kapolres Mappi AKBP Agung mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memetakan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan. Personil Polres hingga Polsek nantinya akan dikerahkan guna melakukan pemadaman dan dalam pelaksanaannya kepolisian akan bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten hingga pemerintah kampung.

  ‘’Namun kami melihat dari berbagai laporan dari jajaran bahwa lahan yang terbakar didominasi struktur gambut dan rawa kering serta beberapa titik api yang jauh dari sumber air, pemadaman dan pendinginan menjadi agak menyulitkan petugas dilapangan,’’ jelasnya.

  Meskipun begitu,Kapolres menegaskan bahwa  pihak Kepolisian akan terus berupaya maksimal untuk memadamkan titik api, dan Kapolres pun memastikan bahwa seluruh jajaran Polres Mappi terus melakukan pemantauan titik api setiap harinya serta melakukan upaya pemadaman apabila ada ditemukan titik api diwilayahnya hingga benar – benar padam.

“Kami pihak Kepolisian Resor Mappi mengingatkan, sanksi hukum bagi pelaku pembakar hutan dan lahan akan ditindak secara tegas. Kami minta masyarakat bisa bekerjasama dengan Polisi untuk mencegah dampak kebakaran hutan maupun lahan yang merugikan banyak pihak,” pungkas AKBP Agung Kapolres Mappi.  (ulo/fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *