Pemda Targetkan Pembangunan Tiga Pasar Rampung Tahun Ini

Kawasan pembangunan Pasar Sinakma Wamena yang masih dalam tahapan pengerjaan dan direncanakan akan dirampungkan pada akhir tahun ini. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Pemerintah kabupaten Jayawijaya menargetkan pembangunan tiga pasar yaitu Sinakma Distrik Wamena, Kimbim Distrik Asologaima dan Yalengga selesai  dikerjakan  tahun ini dengan menggunakan dana Alokasi Khusus APBD Pemda Jayawijaya, sehingga pengerjaannya masih terus dilakukan.

   Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan, untuk Pasar Sinakma tahun ini masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti sejumlah los dan ruko bagi para pedagang, dimana pekerjaan ini sudah berjalan tahun sejak 2018 lalu dan tahun 2019 ini masih terus dilakukan pembangunan lanjutan pasar tersebut yang kini mulai rampung.

  “Untuk Sinakma ada tambahan ruko, sama pembangunan pasar yang kekurangan sehingga di tahun ini kita akan selesaikan proses pembangunannya dan masyarakat bisa menempati pasar tersebut,”ungkap Banua kepada wartawan belum lama ini.

  Untuk pasar di Distrik Yalengga, kata bupati, nantinya akan   dibangun dua ruko yang diperuntukan masyarakat asli setempat sampai dengan isinya akan dibiayai pemda, agar   mereka juga dapat bersaing untuk berbisnis dengan masyarakat dari luar yang juga menempati pasar tersebut.

  “Ke depan kita juga akan rehab Pasar Jibama, dan juga memperhatikan mama-mama yang berjualan di Pasar Wouma, karena di dalam pasar sudah tidak muat sehingga banyak yang berjualan di luar pasar atau depan pertokoan, sehingga akan dipasang kanopi untuk mereka supaya tidak kena panas hujan,” kata bupati.

  Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya, Semuel Munua mengatakan, untuk pasar Sinakma dan Kimbim ditargetkan 12 Desember 2019 pembangunannya selesai. Sedangkan yang di Yalengga, pekan lalu telah dilakukan pembebesan lahan dan sedang dibangun dua los pasar dan dua ruko.

  “Anggaran pembangunan ketiga pasar tersebut Rp 9 miliar lebih sejak 2018-2019 yang bersumber dari DAK. Untuk di Sinakma dibangun 17 los dan 24 ruko dan di Asologaima 15 los,” kata Munua di ruang kerjanya, Selasa (10/9).

  Untuk yang di Pasar Sinakma, lanjut Semuel, 24 ruko yang dibangun nantinya akan dibicarakan lebih lanjut siapa-siapa saja yang harus mengisi ruko tersebut. Peruntukannya akan dibicarakan lagi, karena masyarakat menuntut untuk mereka tetapi sebelumnya pedagang non Papua yang dulunya ada kios di pasar itu juga harus diakomodir,

“Jadi apabila nantinya akan dibagi dimana dari 24 ruko dibagi dua yaitu pedagang Papua 12 unit dan non Papua 12 unit agar dapat saling mengisi, nanti akan dibicarakan lagi,” tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *