Persipura Gagal Datangkan Pemain Anyar

SELEBRASI: Pemain Persipura saat melakukan selebrasi menaikkan syukur kepada Tuhan usai mencetak gol ke gawang Kalteng Putra dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (14/8) lalu. 9Erik / Cepos)

Pasca Demo Anarkis, Pemain Bidikan Pilih Klub Lain

JAYAPURA-Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago membeberkan mengeni pergerakan tim Mutiara Hitam julukan Persipura untuk mendatangkan pemain anyar pada bursa transfer putaran kedua.

Jacksen mengaku timnya nyaris mendatangkan salah satu pemain anyar. Namun karena kondisi kota Jayapura pasca aksi demo yang berujung anarkis membuat sang pemain memilih klub lain.

“Beberapa waktu lalu kita sedang mengejar beberapa pemain. Namun kita punya kendala soal konflik kemarin yang membuat beberapa pemain asing yang coba kita datangkan takut bergabung dan memilih klub lain. Karena mereka memikirkan soal keluarga yang akan mereka bawa ke Jayapura. Saya juga katakan, jika Persipura sekarang bukan Persipura yang dulu memiliki daya tarik bermain di AFC, Champion League Asia,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di lapangan PLTD Waena, Sabtu (7/9) pagi.

Selain kondisi kota Jayapura, Jacksen juga menuturkan jika ada beberapa kendala lain yang membuat pemain lain enggan merumput bersama Persipura Jayapura. Henkangnya beberapa pilar Persipura di musim lalu membuat mereka kesulitan untuk mendaratkan pemain baru.

“Begini putra daerah saja pergi karena tidak mau berada di sini (Persipura), itu menjadi sebuah hal yang menjadi pertimbangan orang luar untuk gabung di sini. Kita harus membangun citra yang baik kembali sehingga semua putra Papua mau berada di sini. Kalau dulu kita punya daya tarik semua lancar, sekarang kita punya beberapa persoalan. Contohnya anak-anak putra daerah pergi puncaknya dari semua itu,” ujarnya.

Jacksen mengatakan meski harus mendatangkan pemain untuk mengisi kuota asing pada putaran kedua. Ia akan memilih untuk mendatangkan pemain asing yang telah berkarier di sepak bola tanah air. Menurutnya, jika memaksakan mendatang pemain asing saat kompetisi sedang berjalan akan merugikan tim sendiri.

“Saya tidak mau bawa pemain baru dari luar negeri. Karena proses adaptasinya terlalu lama, bahkan sampai 2 bulan. Kita harus datangkan pemain yang siap main. Dan saya sudah katakan kepada manajemen jika memang kita dapat pemain yang belum pernah main di Indonesia meski bagus saya rasa tetap dengan materi pemain yang ada saat ini,” jelasnya.

Menurut pelatih berusia 51 tahun itu, pemain yang ia miliki saat ini juga sedang menunjukkan grafik yang meningkat. Sehingga ia tidak begitu pusing soal pemain yang di bursa transfer.

“Pemain yang ada di tim kita saat ini sedang menunjukkan peningkatan, baik pemain lokal dan asing. Disamping itu kita punya 2 pemain yang punya level tinggi seperti Imanuel Wanggai dan Marinus Wanewar, Dengan penambahan 2 pemain itu, komposisi pemain yang kita punya dengan grafik saat ini sangat cukup. Meski memang harus ada yang datang, benar-benar pemain yang berkualitas dan main ada di bersama Persipura,” ucapnya.

“Jangan berpikir manajemen tidak bergerak, namun kita harus bijak mendatangkan pemain. Karena pemain asing kita saat ini seperti Samassa, Conteh, Oh In-kyu dan Andre jika kita lihat mereka menunjukkan peningkatan. Mereka sangat jauh berbeda di awal musim dan saat ini. Disamping itu masih ada Marinus dan Manu yang kini mulai membaik akan kian membuat level kita makin tinggi,” tandasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *