Dukung Konferensi Kingmi 2020, Bupati Mimika Anggarkan Rp 75 M

Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M.Si, selaku ketua Panitia Konferensi Gereja Kingmi di Tanah Papua tahun 2020, bersama Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom, dan panitia lainnya, di Mil 32, Mimika, di sela-sela pelantikan Bupati dan Wabup Mimika, Jumat (6/9)kemarin.

Willem Wandik: Jadi Contoh untuk Kader Kingmi yang Lain.

MIMIKA-Pelaksanaan Konferensi Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, Tahun 2020, tinggal menyisahkan waktu satu tahun lagi.

Dimana Kabupaten Puncak ditunjuk menjadi tuan rumah, hal tersebut pun menjadi perhatian para pejabat yang merupakan anak-anak kader Gereja KINGMI di Tanah Papua. Salah satunya adalah Bupati Mimika Periode 2019-2024 Eltinus Omaleng yang menyatakan siap menyumbang dana sebesar Rp 75 miliar, dari APBD Kabupaten Mimika. Anggaran tersebut untuk mendukung pelaksanaaan kegiatan akbar Konferensi Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, Tahun 2020.

Sumbangan tersebut tentunya, disambut sukacita oleh ketua panitia konferensi, Willem Wandik, SE., M.Si, didampingi ketua DPRD Mimika Elminus B Mom,  saat diwawancarai wartawan di sela-sela menghadiri pelantikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wabup Johannes Rettop, oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, di Mil 32 Kabupaten Mimika,Jumat (6/9),kemarin.

Pelaksanaan konferensi ini merupakan acara terbesar dalam gereja Kingmi di Tanah Papua. Sebab akan hadir ribuan perwakilan dari 91 Klasis Kingmi di Tanah Papua. Bahkan ada juga perwakilan dari gereja Kingmi di luar Papua dan luar negeri, yang akan memilih Ketua Sinode Kingmi di Tanah Papua lima tahun ke depan.

“Atas nama Gereja Kingmi di Tanah Papua. Mewakili Sinode, hingga panitia konfrensi 2020, saya sebagai Ketua Panitia konferensi 2020, memberikan ucapan terima kasih atas sumbangan biaya dengan jumlah yang cukup besar. Ini merupakan hasil doa semua umat Kingmi di Tanah Papua,”ungkap Willem Wandik dengan terharu hingga meneteskan air mata.

Kata Bupati Puncak ini,s ebagai anak dan kader gereja Kingmi di Tanah Papua, yang sudah berhasil menduduki jabatan terbaik. Serta sebagai orang nomor satu di Negeri Amungsa, Bupati Mimika Eltinus Omaleng sudah menunjukkan sikapnya sebagai anak gereja yang tahu bahwa semua berkat yang diperoleh berawal dari Gereja.

Sikap ini menurutnya bisa diikuti oleh kader Kingmi yang lain. Sebab untuk menyukseskan konferensi ini, dibutuhkan dana cukup besar. Karena hampir rata-rata menuju lokasi konfrensi menggunakan pesawat udara, serta perlengkapan lainnya.

“Saya mau menyampaikan kepada semua umat Kingmi di Tanah Papua, mari berdoa agar konferensi 2020  bisa berjalan di Puncak dan Kabupaten Mimika, dengan baik dan sukses. Semua demi kemulian nama Tuhan,”ujarnya.

Willem wandik juga mengajak kader Kingmi di Tanah Papua yang lain, terutama Bupati Intan Jaya, Nabire, Paniai, deiyai, Dogiyai dan Nduga, agar memberikan dukungan. Mengikuti jejak Bupati Mimika yang sudah menyumbang untuk suksesnya konferensi Kingmi Tahun 2020.

“Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Nduga, merupakan daerah-daerah pelayanan Gereja Kingmi. Untuk itu, diharapkan dukungan dari para kader gereja Kingmi, guna menyukseskan kegiatan besar ini. Sebab kader gereja, merupakan tulang punggung gereja. Kami semua lahir dari gereja. Jadi tidak ada salahnya kita memberikan untuk gereja,”tukasnya.

Willem Wandik juga  menyampaikan selamat atas pelantikan pasangan Bupati dan Wabup Mimika. Dia mengimbau kepada para umat Kingmi di Mimika, untuk mendukung program kerja dari bupati yang merupakan anak gereja.

“Marilah kita mempersiapkan segala fasilitas, agar konferensi bisa berjalan dengan baik. Timika adalah rumah kita. Tempat kita maju, sehingga kita perlu menjaga Timika,”ajaknya.

“Mimika merupakan rumah kita bersama. Semoga lima tahun ini, Kabupaten Mimika tetap aman. Perjalanan pemerintahan lima tahun ke depan, bisa berjalan dengan baik,”tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom, mengatakan, sebagai anak gereja, pihaknya akan tetap mengawal agar anggaran sebesar Rp 75 miliar, untuk mendukung pelaksanaan konferensi Kingmi tahun 2020, bisa tercapai.

“Kami siap menganggarkan Rp 75 miliar, untuk mendukung Konfrensi 2020. Artinya kami siap mendukung program dan kegiatan konfrensi, ini kegiatan besar dari gereja. Jadi sebagai anak yang dibesarkan di Gereja Kingmi. Kami siap dukung,” pungkasnya.(Humas/isak/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *