Intake Kojabu Ditutup Orang, Pelayanan PDAM Sempat Terganggu

Petugas PDAM Jayapura memperbaiki jaringan pipa air di intake Kojabu di daerah Kampwolker, yang dirusak oknum tidak bertanggung jawab Senin (2/9) lalu.

JAYAPURA- Sungguh kejadian di luar nalar dan akal sehat, baru kali ini terjadi dalam radius 3 KM dari pemukiman penduduk ada oknum warga, tidak punya hati dan iman, yang dengan sengaja melakukan perusakan strainer dan menutup pipa outlet 500 mm milik PDAM Jayapura, di intake kojabu di daerah kampwolker, Distrik Heram. Pada hari Senin(2/9)lalu.

   Dengan tujuan menghentikan pasokan air, kemasyarat di wilayah Abepura, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara.

  “Kejadian terjadi selama dua hari sejak hari Senin dan Selasa (3/9). Namun setelah diketahui ada yang tidak beres di intake Kojabu, maka petugas langsung ke sana, untuk masuk ke hutan yang berjarak 3 KM dari pemukiman dalam suasana yang belum kondusif, seharian diliputi oleh rasa cemas namun alhamdulilah rekan tukang ledeng bisa mencapai area intake, untuk perbaikan,ungkap Direktur Utama PDAM Jayapura H.Entis Sutisna, SE.,MM., didampingi Direktur Teknik Bastian Kapisa dan Penanggung Jawab Intake Kojabu Dasman, saat diwawancarai Wartawan Cenderawasih Pos di ruang kerja Dirut PDAM Jayapura, Rabu (4/9)kemarin.

  Kata Entis, ada oknum tidak bertanggung jawab menutup pipa outlet 500 mm dengan sumbatan besi-besi bebantuan dan di cor, termasuk merusak kran air. Hal inilah yang menyebabkan pendistribusian air mati total selama dua hari, untungnya petugas dengan berani langsung datang ke sana, untuk memperbaiki dan membersihkan dan pada siang harinya Rabu (3/9)lalu, pendistribusian air sudah bisa kembali normal.

“Selama dua hari kami tidak melayani pelanggan kerugian kami ditafsir sekira Rp 187 juta,tegasnya.

  Untuk itu, H.Entis berharap, untuk Sistim Penyediaan Air Minum yang disediakan PDAM Jayapura mulai dari intake, sumber air, jaringan pipa transmisi, recervoar, kran air, air valev dan jaringan lainnya, kepada pelanggan dan masyarakat harus bisa menjaganya, artinya jangan ada yang menggangu atau merusak karena, sistim yang sudah ada dibangun ini untuk kepentingan bersama. Dan jika ada kendala atau gangguan dari pelanggan silahkan datang ke UPP atau cabang terdekat, tetapi jangan sekali-kali mengganggu atau merusak fasilitas yang dimiliki PDAM Jayapura yang ada di lapangan.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *