Pastikan Keamanan Objek Vital Bandara Wamena

Kepala UPBU Kelas I Wamena Joko Harjani saat berbincang dengan Kapolsek KP3 Bandara Wamena Ipda Enceng Kurniadi saat  memantau keamanan bandara di ruang kedatangan.(Denny/ Cepos)

WAMENA-Isu terhadap adanya aksi demo besar –besaran di Wamena benar –benar mengkhawatirkan seluruh masyarakat Jayawijaya. Bahkan   pesawat komersil milik Aviasi Trigana dan Wings air juga terkena imbas dari info tersebut, dimana sebelumnya pesawat dari dua maskapai ini sering bermalam di Bandara Wamena, namun sejak kemarin pesawat tersebut diamankan di Jayapura.

   Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena Joko Harjani saat dihubungi Cenderawasih Pos via selulernya Selasa (3/9) kemarin mengakui adanya informasi yang menyesatkan dengan kondisi keamanan di Jayawijaya membuat pihaknya mengantisipasi dengan menyarankan kepada aviasi untuk memindahkan pesawatnya untuk sementara waktu di simpan di Bandara Sentani Jayapura.

  “Saat ini, kita sudah memberlakukan kembali dan menerima lagi pesawat yang menginap di Bandara Wamena, kemarin (Senin.red) kami hanya antisipasi karena ditakutkan ada hal –hal yang mengancam bandara dan pesawat, per hari ini saya sudah mengeluarkan surat kepada operator penerbangan jika ingin menginap kembali sudah bisa dilakukan,”ungkapnya kemarin.

  Untuk memastikan keamanan  Bandara Wamena sendiri, kata Joko, saat ini pihaknya telah dibantu dari aparat kepolisian dari KP3 Udara 13 personil, Polres Jayawijaya 20 personil, dan tambahan dari detasemen TNI AU 10 personel  serta juga dari pihak Air Nav juga turut membantu melakukan pengamanan di Bandara hingga saat ini.

  “Pengamanan ini dipusatkan di Gedung terminal, area apron cargo, pengamanan patroli keliling di dalam seputaran Bandara Wamena,”katanya.

  Dari isu yang berkembang ini, Joko Harjani memastikan, tidak ada penumpukan penumpang yang keluar dari Jayawijaya. Semuanya berjalan dengan normal, justru yang ada itu jumlah penumpang yang datang ke Wamena yang bertambah, ini terlihat dari ketersediaan tempat duduk pesawat yang dari Jayapura selalu full seat.

  “Tak ada lonjakan penumpang yang keluar dari Wamena, penumpang yang bepergian masih  normal saja, justru yang ada peningkatan penumpang di kedatangan yang selalu full seat setiap penerbangan,”jelasnya

  Menurut Kepala UPBU Wamena, untuk operasional bandara wamena masih dalam keadaan normal dan tak ada masalah, tetap pukul 06 .00 Wit dibuka dan pada pukul 16.00 Wit ditutup, pesawat juga tidak ada yang berkurang dan penumpang juga masih normal.

  “Kami pastikan tak ada pergerakan eksodus dari masyarakat untuk meninggalkan Wamena semuanya berjalan dengan normal tanpa hambatan, kita juga ada tambahan personel kepolisian dari Polres Jayawijaya untuk antisipasi saja,”bebernya

  Joko menambahkan, pihaknya telah mengikuti pertemuan dengan Forkopimda dan paguyuban yang dipimpin Bupati Jayawijaya, telah menyatakan situasi dan Kondisi Jayawijaya sangat kondusif dan berjalan baik –baik saja, sehingga yang berkembang ini hanya  isu saja bahkan pemerintah dan aparat juga masih belum tahun siapa yang membuang isu ini.(jo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *