231 Mahasiswa UT Jayapura Wisuda

Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki ketika menyalami wisudawan UT Jayapura yang didampingi Direktur UT Jayapura, Dr Mujadi M.Pd, Dekan Fakultas Sains dan Tekhnologi ST, Dr. Agus Santoso M.Si, dan Wakil walikota Jayapura, Rustan Saru pada  acara wisuda UT Jayapura yang berlangsung di Aula LPMP Kotaraja, Kamis (22/8). (Takim/Cepos)

Tahun Depan Buka Program S3-

JAYAPURA – Universitas Terbuka Jayapura tahun akademik 2019 berhasil mewisudakan 228 mahasiswa dari 3 Fakultas yang ada di UT Jayapura yakni S2 sebanyak 1 orang dan S1 dari Fakultas Ekonomi 18 orang, FISIP 41 orang dan FKIP 168 orang yang berlangsung di Aula LPMP Kotaraja, Kamis (22/8).

Direktor UT Jayapura, Dr Mujadi M.Pd mengatakan bahwa UT selalu berkomitmen untuk bisa mendongkrak SDM yang unggul dan handal, juga diyakini bisa memberikan dampak bagi bangsa khususnya Papua.

“UT merupakan Cyber University yang diyakini bisa melahirkan lulusan yang berkualitas, mandiri dan cerdas tiap tahunya,”ujar Mujadi pada Cenderawasih Pos usai wisuda berlangsung di Aula LPMP Kotaraja, Kamis (22/8).

Selain itu juga, Mujadi mengakui bahwa UT dalam wisuda tahun ini memberikan warna yang berbeda dimana bukan hanya mahasiswa yang berprestasi dengan melihat pencapaian IPK saja, penghargaan lainpun diberikan dari kategori seperti wisudawan termuda, wisudawan terlama, tertua dan tercepat.

“penghargaan ini kami buat sebagai wujud apresiasi UT kepada semua mahasiswa karena semua yang dilakukan selama berada di UT tentu patut kita hargai, meski mahasiswa dengan kategori lulusan terlama sekalipun harus diberi apresiasi,”ujarnya.

Mujadi berharap kepada wisudawan yang baru saja mengakhiri satu jenjang pendidikan di UT untuk bisa memberikan implementasi kepada masyarakat atau lingkungan atas SDM yang didapat selama perkuliahan dan harus berubah menjadi cerdas, unggul dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya Papua.

“Sarjana bukan jaminan, yang menjamin adalah pelayanan kepada publik dalam hal ini masyarakat, sebelum jadi S1 kita menuntut untuk meraihnya, sekarang sudah tercapai giliran masyarakat menuntut apakah kita mampu menerapkan ilmu dari S1 tersebut atau tidak,”bebernya.

Dimana acara penyerahan ijazah dan penlepasan lulusan Universitas Terbuka Jayapura tahun 2019 dengan tema “penerapan digitalisasi Cyber university pada Universitas Terbuka dalam tata kelola layanan publik untuk menghasilkan generasi cerdas, mandiri dan berkarakter bangsa diera Revolusi Industri 4.0″.

Sementara itu Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menghadiri wisuda tersebut mengakui bahwa upacara penyerahan ijazah atau wisuda yang dilakukan saat ini jangan hanya sekedar momen seremonial tapi bagaimana bisa bermanfaat bagi orang lain jika kembali ke lingkungan masyarakat nantinya.

Lanjut Rustan, keberadaan UT tidak bisa diragukan dimana mutunya sudah tidak kalah saing dengan kualitas universitas lainya. Apalagi sistem pembelajaran yang digunakan suda sangat modern , hal ini akan menjawab kemajuan industri 4.0.

Selain itu juga Dekan Fakultas Sains dan Tekknologi, Dr. Agus Santoso M.Si, mengakui bahwa diperkirakan tahun 2020 nanti UT akan membuka dua jurusan jenjang yang lebih tinggi lagi yakni doctor.

“dua program baru yang akan dibuka tahun depan itu yakni, Doktor Ilmu Manajemen dan Doktor Administrasi Publik,” katanya.

Diakuinya juga UT ditawari untuk segera merubah dari kategori layanan umum menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) seperti UGM, UI dan ITB.

“atas permintaan tersebut jika melihat dari system perkulihana nantinya tidak ada perbedaan tetap saja mengunakan system online dan jarak jauh namun dari segi memutuskan sesuatu seperti menganti atau mengakhiri suatu program studi itu lebih leluasa,”jelasnya.(kim/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *