Pemkot Terus Berupaya Tertibkan Aset BMD

Sekda Kota Jayapura Dr.Frans Pekey, M.Si.,saat berbincang-bincang dengan para pimpinan OPD dililingkungan Pemkot Jayapura, Rabu (21/8) Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Sekretaris Daerah Kota Jayapura Dr.Frans Pekey, M.Si., mengungkapkan dalam rangka melakukan pendataan dan pengelolaan aset atau Barang Milik Daerah (BMD) dilingkungan OPD Pemkot Jayapura, dalam menindaklanjuti perintah KPK RI. Telah dilakukan pertemuan bersama, termasuk  Pemkot telah membuat tim dalam pendataan aset BMD itu.

“Kita terus lakukan penertiban aset sesuai arahan KPK, baik aset yang bergerak seperti kendaraan,  aset yang tidak bergerak seperti tanah, bangun dan lainnya, kita sudah lakukan beberapa minggu lalu dan ini dilihat perkembangannya melalui tim yang dibentuk,”katanya, kepada wartawan, Rabu(21/8) kemarin.

  Dijelaskan Sekda, saat ini pejabat dilingkungan Pemkot maupun legislatif dari DPRD Kota Jayapura, yang masih merasa membawa aset  BMD Kota Jayapura, harus bisa mengembalikan apapun kondisinya, sesuai dengan data yang ada, jika ada oknum yang tidak mau mengembalikan tapi sudah dilakukan pendekatan persuasif namun tidak mengindahkan, maka nanti yang akan turun tangan langsung sebagai eksekutornya Kejaksaan Negeri Jayapura, karena ini sudah perintah dari KPK RI.

  “Saat ini kita masih melakukan koordinasi, komunikasi dengan OPD dan dewan yang masih membawa aset BMD, melalui pendekatan persuasif banyak juga yang sudah mengembalikan, tentu ini hal yang sangat baik, kami ucapkan terima kasih kerjasamanya dan  bagi yang belum kami harap bisa secepatnya, karena data sudah kami miliki dan kirim kepada yang bersangkutan,”jelasnya.

Diakui Frans, penertiban aset BMD ini tidak hanya dilakukan Pemkot Jayapura saja, tapi pemerintah Provinsi dan Kabupaten lainya di Papua juga berupaya mendata aset BMD pemerintah.

   Kata Frans, untuk batas waktu pengembalian memang tidak ada, namun KPK berharap semua data ada soal aset BMD Pemkot,  yang belum diketahui, harus dicek secara jelas, untuk dibuatkan pertanggung jawaban. Dengan demikian, nantinya jika dilakukan pengadaan barang atau mendapatkan hibah berupa barang bergerak atau tidak bergerak bisa lebihh baik dalam pengontrolannya.(dil/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *