Runway dan Appron Bandara Wamena Mulai Dikerjakan

Kepala UPBU Kelas I Wamena Joko Harjani (Denny/ Cepos)

WAMENA-Kepala UPBU Kelas I Wamena Joko Harjani mengungkapkan bahwa tahun 2019 ini UPBU Wamena mendapat alokasi anggaran untuk pekerjaan perpanjangan  runway atau landasan pacu Bandara Wamena 100 meter dan pekerjaan pelebaran appron 80 meter. Alokasi pembangunan ini bersumber dari Kementerian Perhubungan sehingga menggunakan anggaran APBN.

  “Tahun ini, kita akan memulai pekerjaan ini terutama landasan pacu kita yang perlu diperpanjang lagi, serta apron juga masih perlu diperlebar agar bisa menampung pesawat yang masuk ke Bandara Wamena,” ungkapnya, Selasa (19/8) kemarin.

  Joko menyatakan, nantinya pada Desember 2019, runway Bandara Wamena dari 2.175 meter, menjadi 2.275 meter dari target atau master plan yang telah direncanakan itu 2500 meter. Untuk itu, pihaknya melakukan pembangunan perpanjangan landasan pacu ini terus secara bertahap, kemudian untuk apron juga bertambah lebar dari 345 meter menjadi 425 meter.

  “Untuk pekerjaannya sudah mulai dilaksanakan kontrak yang sudah dikeluarkan itu pada 29 dan 30  Mei kemarin, sehingga pada bulan Juni sudah mulai dikerjakan dan progress pengerjaannya baru mencapai antara 15 sampai dengan 16 persen,” kata Harjani.

  Untuk target pengerjaan perpanjangan runway dan pelebaran apron ini, menurutnya, pada awal Desember pekerjaan itu sudah harus selesai dikerjakan. Sejauh ini  pekerjaan tersebut masih berada dalam areal bandara, sehingga tidak ada masalah –masalah yang terjadi seperti pembebasan lahan dan sebagainya.

  “Karena pembangunan ini dibiayai oleh APBN, maka kontraknya akan dikerjakan sampai dengan Desember, tak bisa molor dari waktu yang sudah ditentukan,”jelas Joko.

   Ia memastikan jika dengan adanya pelaksanaan pekerjaan ini maka tidak ada pembatasan jam terbang dari operasional bandara Wamena, dimana pada pukul 16.00 WIT Bandara ditutup namun jika ada aviasi yang meminta  maka akan dibuka sampai dengan pukul 16.30 WIT batas akhir dan akan dibuka kembali pada pukul 06.00 WIT.

  “Perpanjangan landasa pacu ini tujuannya agar pesawat berbadan besar seperti boeing 737 bisa masuk di Wamena, sementara informasi yang diterima kemarin ada citylink ingin masuk ke Wamena dengan pesawat ATR 72, namun masih sebatas rencana dan kami belum mendapat surat resmi dari aviasi tersebut,”beber joko Harjani. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *