Pameran Pembangunan Kedepannya Diminta  Lebih Meriah

Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., bersama Muspida saat memukul tifa tanda ditutupnya kegiatan Pameran Pembangunan di GOR Waringin Kotaraja. Kegiatan ini  dalam rangka  menyemarakkan HUT RI Ke- 74 tingkat Kota Jayapura, Jumat (16/8) (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., menutup secara resmi pelaksanaan pameran pembangunan tingkat Kota Jayapura yang dilaksanakan dalam menyemarakkan HUT RI Ke-74 Tingkat Kota Jayapura yang Berlangsung di GOR Waringin Kotaraja, pada Jumat (16/8).

    Dalam pesannya Wali Kota, Pameran Pembangunan yang rutin dilakukan Pemkot Jayapura, yakni salah satunya sebagai sarana informasi dan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah selama kepemimpinannya. Dengan didukung bersama BUMN/BUMD dan pelaku usaha lainnya.

Untuk itu, diharapkan dengan adanya acara itu masyarakat bisa secara langsung memperoleh informasi yang tepat dan cepat karena dalam acara itu semua data bisa dilihat.

  “Saya minta dalam pameran berikutnya harus lebih meriah lagi, ditata standnya dekat baik, rapi dan tertib, contohnya untuk pelayanan di bank semua stand harus diisi bank, termasuk lainnya. Sehingga, dalam memperoleh informasi bisa lebih mudah tidak lagi repot,”jelasnya.

   Diakui, Kota Jayapura sudah menjadi barometer di Tanah Papua, sehingga segala bentuk inovasi dan hasil pembangunan bisa dipublikasi dengan baik, supaya masyarakat bisa tahu dan ini juga sebagai kesempatan bagi daerah lain di luar Kota Jayapura,  untuk bisa melakukan studi tiru.

  Disamping itu, dalam melakukan pembangunan selalu melibatkan masyarakat karena tidak ada namanya sekat-sekat antara orang pantai, orang gunung dan orang non Papua.

“Siapa yang tinggal di Kota Jayapura, harus dukung program Pemkot Jayapura, cintai lingkungan, beriman, jaga Kantibmas, karena Kota Jayapura seperti miniaturnya Indonesia, kerukunan toleransi antar umat beragama harus tetap kita jaga,”pesannya.

Wali Kota juga menegaskan, usai pelaksanaan pameran pembangunan, akan dilakukan evaluasi apa saja kekurangan dan kendala yang dihadapi panitia agar kedepannya bisa lebih baik lagi dalam pelaksanan pameran pembangunan tahap berikutnya.

   “Saya juga ucapkan banyak terima kasih kepada OPD, BUMN/BUMD, pelaku usaha yang telah ikut berpartisipasi dalam acara ini, karena ini menunjukkan bahwa, di Kota Jayapura BUMN/BUMD dan pelaku usaha ada rasa memiliki dan berpartisipasi untuk  Kota Jayapura,”terangnya.

   Sementara itu, dalam laporan Ketua panitia pameran pembangunan Drs. Binton  Nainggolan, mengatakan, pelaksanaan pameran pembangunan dilakukan selama 4 hari sejak tanggal 13-16 Agustus 2019.     Output jumlah pengunjung selama pameran berlangsung sebanyak  24.367 orang dan untuk perputaran uang pada hari pertama Rp 42.721.000, hari kedua kurang lebih Rp 27 juta dan hari ketiga lebih kurang Rp 19 juta.(dil/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *