Rakyat Papua Harus “Merdeka”

DR Yunus Wonda (Dok/Cepos)

JAYAPURA – Ketua DPR Papua, DR Yunus Wonda mengungkapkan bahwa hingga kini rakyat Papua belum merasakan merdeka. Kemerdekaan sejatinya dilihat dari keadilan dan kesejahteraan. Banyak hal yang masih jauh tertinggal dibanding daerah lain sehingga ada PR besar yang harus diselesaikan.

“Kalau Indonesia berusia 74, untuk Papua kemerdekaan baru dirasa 50 tahun setelah 1969. Tapi selama ini kami tetap tertinggal,” kata Yunus Wonda di ruang kerjanya 17 Agustus kemarin. Apalagi ia menyebut Papua baru dihargai setelah adanya Otsus yang mulai berlaku tahun 2002.

“Kemerdekaan itu bukan soal jalan jembatan dan gedung tapi bagaimana negara hadir dan memanusiakan manusia Papua dan mengindonesiakan Papua. Ini tugas berat yang belum semua terjawab,” kata Yunus. Selain itu negara perlu menghargai hak-hak masyarakat Papua yang berkaitan dengan HAM.

Saat ini banyak yang masih terluka akibat tindakan pelanggaran HAM dan selama itu belum diselesaikan maka rakyat akan terus menagih. “Itu yang saya bilang tadi kami belum merdeka dari berbagai aspek termasuk keadilan sosial,” imbuhnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *