DPRP Sindir Pernyataan Wali Kota Malang

Yunus Wonda

Yunus Wonda

JAYAPURA – Pasca keributan yang melibatkan mahasiswa asal Papua di Malang, Jawa Timur dengan ormas di Malang, Wali Kota Sutiaji memberi statement yang dianggap kurang bijak. Yang beredar di media adalah para mahasiswa ini diminta untuk dipulangkan ke Papua.

Terkait itu Ketua DPR Papua, DR Yunus Wonda menganggap pernyataan tersebut tak justru menyelesaikan masalah, malah akan menimbulkan kebencian yang terus menerus. Apalagi kata Wonda ia mendengar adanya makian yang berbau rasis yang dilontarkan ormas. Terkait ini Yunus Wonda menyinggung statemen Wali Kota Sutiaji.

“Kami harap Wali Kota Malang sebagai pemimpin bisa menjadi bapak tak hanya bagi orang Malang tapi semua suku. Harus bisa merangkul semua. Toh yang namanya demo itu dilindungi undang-undang,” ujar Yunus Wonda di ruang kerjanya, Sabtu 17 Agustus.

Kejadian di Malang rupanya diikuti dengan baik termasuk di Surabaya. “Harusnya Wali Kota Malang lebih bijak toh mereka juga anak-anak bangsa,” jelasnya.

Namun disini Yunus juga menyinggung soal keberadaan mahasiswa Papua yang kuliah di luar Papua. “Saya mau katakan apapun situasi kita saat ini, kita masih bagian dalam negara republik Indonesia. Apa salahnya kita menaikkan bendera merah putih?,” cecarnya.

Selain itu tugas mahasiswa hanya satu yaitu menyelesaikan kuliah. “Kalau satu saat Indonesia akan merdeka yang bisa menjabat adalah mereka yang sekolah. Dimana-mana negara bisa berdiri karena SDM nya.

Mahasiswa harus fokus kuliah dulu jangan pikir kanan kiri dan selesai pendidikan silahkan pulang,” sambungnya.

Ia meminta mahasiswa juga sadar diri jangan hanya merantau menggunakan uang negara tapi kuliah molor. “Yang harusnya 4 tahun malah sampai 7-8 tahun, masih banyak yang harus kuliah, ingat itu,” pungkasnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *