Bukan DPRP Jika Pelantikan Terpisah

JAYAPURA – Proses penetapan anggota DPR Papua telah dirampungkan dan jika tak berhalangan dua bulan lagi akan dilakukan pelantikan. Namun dengan jumlah 55 orang ini dianggap ada yang kurang jika yang dibarengi dengan 14 kursi pengangkatan.

14 kursi mencari cerminan Otsus ada dan diterapkan. Terkait ini Mantan Ketua KPU Papua, Ferry Kareth mengingatkan DPRP untuk segera memikirkan proses perekrutan 14 kursi. Pasalnya menurut Kareth bila pelantikan tak dilakukan bersamaan maka sulit mengatakan itu sebagai anggota DPRP.

“Kalau anggota DPRP ya lantik sekalian, jangan terpisah. Kalau terpisah ini namanya DPRD,” kata Kareth melalui ponselnya, Kamis (15/8). Ia mencontohkan periode anggota 14 kursi saat ini ternyata tak sampai 4 tahun melainkan hanya sekitar 2 tahun. “Saya hanya mengingatkan, DPR dari Parpol sudah selesai jadi sekarang dorong yang 14 kursi. Jangan tunda lagi,” bebernya.

Selain itu dikatakan bahwa kursi 14 ini jangan lagi diambil mereka yang sebelumnya duduk di kursi politik. “Jangan karena gagal akhirnya mengambil peluang di 14 kursi. Yang pernah pakai baju politik jangan lagi masuk di kuota 14 kursi sebab orang Papua bukan hanya itu-itu saja,” sindirnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *