YPPK Komitmen Ikuti Perkembangan Revolusi Industri

Direktur YPPK Kota/Kabupaten Jayapura Silvester Lobya,S.Sos, saat foto bersama denga Ketua BP YPPK Fransiskus Asisi Papua Klemens Sularero, MPD., dan peserta workshop dalam rangka merayakan HUT YPPK Ke-45, dilaksanakan di Jayapura, Senin(12/8). 

JAYAPURA- Dalam rangka merayakan HUT YPPK ke-45, dilaksanakan workshop ” m

Membangun budaya sekolah berbasis nilai living values guru/pegawai YPPK Kota/Kabupaten Jayapura”, sebagai usaha menggali kembali nilai-nilai kehidupan yang mesti hidup di sekolah YPPK, sebagai mana harapan para pendiri yaayasan yakni nilai kejujuran, disiplin, toleran, etika moral, kasih sayang, senyum sapa, salam, mesti menjadi fondasi dalam pengelolaan pendidikan.

“Karenanya sekolah YPPK tidak sekedar mengejar aspek kognitif sebagai bagian mendapat pengakuan masyarakat bahwa sekolah katholik itu hebat, tapi lebih dari itu adalah pendidikan yang memberi perhatian terhadap nilai-nilai kepribadian, mesti menjadi prioritas. Dan itu harus dimulai dari seorang pendidik yang bisa menjadi panutan, teladan, contoh bagi peserta didiknya,”ungkap Direktur YPPK Kota/Kabupaten Jayapura Silvester Lobya, S.Sos,kepada wartawan Cenderawasih Pos, Senin,(12/8)kemarin.

Dijelaskan Lobya, pihaknya ingin menggunakan momentum bersejarah ini, untuk mengevakuasi penyelenggaraan pendidikan selama kurun waktu ini.

Bahwa dari tahun ke tahun perkembangan pendidikan di wilayah ini meningkat cukup signifikan. Baik dari perkembangan jumlah siswa, maupun kualitas pendidikan kita juga demikian berkembang.

Kendati demikian, perlu kita sadari bahwa dengan Berkembangnya revolusi industri 4.0 menjadi tantangan sendiri bagi dunia pendidikan khususnya tenaga kependidikan dan peserta didik.

 

” Nah,  bagaimana peran seorang pendidik dalam menyiapkan peserta didiknya dalam mengahadapi perkembangan revolusi industri dengan tidak meninggalkan nilai dasar yang menjadi visi dan misi yayasan yakni menghasilkan orang yang cerdas, berkarakter dan beriman bagi gereja dan bangsa,”jelasnya, yang juga dihadiri Ketua Badan Pengurus YPPK Fransiskus Asisi Provinsi Papua Klemens Sularero, MPD..

Ditambahkan, di YPPK Akan terus berusaha menanamkan betapa pentingya pendidikan nilai karakter bagi /pendidik dan peserta didik.

Karena, peserta dapat memahami betapa pentingnya penanaman nilai karakter bagi peserta didik. Adanya Gerakan bersama mewujutkan sekolah yang berkarakter.

Dengan terselenggaranya kegiatan Wokshop Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai, diharapkan dapat terwujut pendidikan katholik yang bekarakter sesuai dengan semangat dan Visi /Misi Yayasan yakni menghasilkan orang-orang yang bermutu dan berilmu sesuai terang injil. Hal ini

menunjukkan bahwa pendidikan karakter sangat perlu ditanamkan sedini mungkin untuk mengantisipasi persoalan di masa depan yang semakin kompleks seperti semakin rendahnya perhatian dan kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar, tidak memiliki tanggung jawab, rendahnya kepercayaan diri, dan lain-lain.

Pembangunan karakter pada anak memang sangat penting sekali karena pada jaman modern inii banyak sekali godaan dan tantangan yang akan datang khususnya bagi generasi muda.

Peserta 350 orang guru pegawai YPPK Kota/Kab.Jayapura.(dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *