Ini Jawaban Partai Demokrat Dari Putusan MK

JAYAPURA – Fraksi Demokrat DPR Papua tak ingin mempersoalkan soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tak mengabulkan satupun gugatan sengketa dari Papua. Dengan putusan ini dengan sendirinya memastikan bahwa kursi ketua DPRP akan diduduki oleh Partai Nasdem dengan total suara 450.840 atau selisih 20.192 suara dari total 430.648 suara yang dikantongi Partai Demokrat.

Partai Nasdem secara mengejutkan menggebrak dan loncat ke posisi teratas dengan mengirimkan 8 wakil partainya sama seperti Partai Demokrat. “Semua berlandas aturan dan ini harus diikuti. Kami hanya peserta dan penyelenggaranya itu pemerintah lewat KPU dan tahapan sudah berakhir dan MK sudah memberi putusan seperti itu sehingga patut dihormati,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRP, Jefri Kaunang, Selasa (13/8). Politikus kata Jefri harus memiliki jiwa besar dan tetap bersikap fair atas hasil apapun.

Soal siapa yang memimpin dikatakan semua pasti memiliki tujuan baik yakni bagaimana membuat Papua menjadi lebih baik. Menjadikan masyarakat lebih sejahtera dan berkeadilan.

Partai Demokrat memastikan akan merangkul anggota yang ada yang bisa membentuk fraksi maupun yang tak bisa membentuk fraksi untuk mengawal kebijakan pemerintah saat ini. “Kami hadir bukan kepentingan partai ke partai, ini bagaimana roda pemerintahan diawasi dan tetap objektif memberikan penilaian,” katanya.

Yang jelas lanjutnya siapapun yang sudah terjun ke dunia politik harus siap dengan putusan dan hasil apapun. Begitu juga ketika putusan terakhir sudah diturunkan maka semua pihak patut menghormati.

Sebelumnya Ketua DPRP, DR Yunus Wonda mengaku legowo jika akhirnya Partai Nasdem yang akan memimpin. “Itu pilihan rakyat. Sebagai politisi saya tetap berjiwa besar dan menerima sebab itu pilihan rakyat, tak ada jabatan yang abadi disitu. Jadi harus saling menguatkan dan jangan rakyat jadi korban.

Toh tujuan DPR Papua semua sama, menjaga Papua mendorong tingkat kesejahteraan dan tetap mengawal kebijakan pemerintah dalam tugas pokok pengawasan,” beber Yunus belum lama ini dikediamannya. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *