Tidak Semua Penghapusan Aset Dilaporkan ke Dewan

MERAUKE – Inspektur Daerah Kabupaten Merauke Drs.  Irianto Sabar Gattang mengungkapkan tidak semua penghapusan aset daerah harus dilaporkan ke dewan. “Ada aturannya dimana saat aset daerah itu wajib dilaporkan ke dewan.  Ada batas nilai dari aset tersebut yang wajib dan tidak wajib dilaporkan ke dewan,” kata Irianto Sabar Gattang ditemui baru-baru ini.

      Hal ini diungkapkan Irianto Sabar Gattang terkait dengan 2 aset gedung kantor di lingkup Pemkab Merauke yang dibongkar baru-baru ini yakni gedung kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

     Oleh DPRD Kabupaten Merauke menilai bahwa pihaknya belum dilaporkan terkait pembongkaran dua gedung kantor yang menjadi aset daerah tersebut.  Irianto Sabar Gattang menilai kemungkinan dari pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Merauke tidak melaporkan kedua aset yang dibongkar ke DPRD Kabupaten Merauke untuk mendapatkan persetujuan karena nilainya dibawah  standar yang wajib dilaporkan.

   Namun yang pasti,  kata Irianto Sabar Gattang sebelum gedung kantor tersebut dibongkar maka wajib dilakukan penilaian terlebih dahulu oleh Kantor Lelang Negara.  “Karena aset yang akan dibongkar itu pasti punya nilai dan setelah dibongkar maka bongkarannya dilelang sebagai pendapatan, ” tambahnya.

   Sekedar diketahui,  Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Merauke Ir.  Drs.  Benjamin Latumahina mempertanyakan kedua gedung aset yang dibongkar tersebut yang belum dilaporkan kepada pihak DPRD Kabupaten Merauke.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *