Warga Wilayah Perbatasan harus Terhindar dari Narkoba 

Kepala BNN Papua Brigjend Pol. Jackson Lapalonga, memberikan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di wilayah perbatasan RI-PNG di Distrik Muara Tami, Kamis (8/8) kemarin. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Merasa sangat penting akan bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Papua Brigjend Pol. Jackson Lapalonga  Kamis (8/8) kemarin, ikut memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar di wilayah Perbatasan RI-PNG di Distrik Muara Tami.

  Kepala BNN Papua Brigjen Pol Jackson mengaku, sosialisasi ini sangat penting, supaya warga dan pelajar,  menjauhi Narkoba apapun kondisinya, apalagi sampai dengan mengedarkannya, tentu akan berurusan dengan hukum.

Untuk itu, sebagai warga yang tinggalnya di daerah perbatasan, yang selama ini menjadi jalur  pemasok Narkoba jenis ganja dari negara PNG, yang disebarkan di wilayah Kota Jayapura, harus bisa membentengi diri, bila mengetahui adanya persetan Narkoba yang dibawa dari negara PNG harus berani laporkan.

“Dengan adanya sosialiasi yang baik dan pemahaman bahaya penggunaan Narkoba, bagi masyarakat wilayah perbatasan, tentu ini sangat membantu aparat dan Pemerintah dalam mengatasi masalah Narkoba,”ungkapnya.

Diakui, generasi muda khususnya Orang Asli Papua, harus benar-benar dijaga, jangan sampai ada yang mengenal Narkoba, terlebih menggunakannya, karena ini merusak mental generasi muda OAP.

“Masyarakat wilayah perbatasan harus di bentengi terhadap bahaya Narkoba, karena peredaran Narkoba yang dikirim melalui negara PNG sangat berbahaya dan ini sudah menjadi ancaman bagi generasi muda di Indonesia, sehingga, dengan momen seperti ini kita butuhkan sinergi kerjasama bersama Pemerintah daerah, untuk menjaga, mencegah adanya bahaya Narkoba khususnya jenis ganja di daerah perbatasan,”bebernya.

   Untuk itu, diharapkan semua berkas maupun syarat lainnya, baik petugas dan lahan maupun gedung, harus dipenuhi. Dengan demikian, BNN Pusat tetap akan mengeluarkan izin dalam membentuk BNN Kota Jayapura.

  “Kami juga terus mendorongnya, supaya BNN Kota Jayapura bisa dibentuk, sehingga,  lebih maksimal lagi dalam membantu aparat untuk  mengatasi kejahatan dan peredaran gelap Narkoba di wilayah kota Jayapura,”tandasnya.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *