BPBD Akui Ada yang Mabuk di Pos Damkar

Mobil pemadam kebakaran saat berada digarasi di jalan poros sentani, Senin (5/8).Robert Mboik Cepos

SENTANI-Layanan pemadam kebakaran Kabupaten Jayapura tengah menjadi sorotan masyarakat Sentani setelah dinilai tidak optimal dalam melaksanakan tugasnya. Bahkan ada yang menyebut ada petugas Damkar yang kerap mabuk miras pada saat jam kerja.

Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Sumartono selaku instansi yang membidangi langsung bagian Damkar Kabupaten Jayapura mengakui jika di pos Damkar Kabupaten Jayapura itu memang kerap menjadi lokasi pesta miras bagi sebagian orang.

“Tapi bukan dari petugas kami, itu dari masyarakat luar,”kata Sumartono saat ditemui diruang kerjanya, Senin (5/8).

Pihaknyapun mengakui, petugas Damkar terlambat menjalankan tugasnya dalam beberapa peristiwa kebakaran yang terjadi di sekitar kota Sentani belakangan ini termasuk peristiwa kebakaran yang terjadi Sabtu (3/8) lalu.

Akan tetapi dia menjelaskan, ada berbagai faktor penyebab yang menjadi alasan petugas belum maksimal dalam melaksanakan tugasnya. Masalah itu seperti dukungan sarana dan SDM yang sangat terbatas. Kendaraan misalnya, saat ini yang masih bisa beroperasi tinggal dua unit. Itupun kondisinya sudah mulai rusak.

“Peralatan kita cuma dua dan usianya sudah tua. Kemarin dari garasi ke TKP macet tiga kali” katanya.

Selain itu masalah dukungan SDM yang masih sangat terbatas. Untuk saat ini petugas lapangan hanya ada tujuh orang. Itupun mereka akan melaksanakan piket selama 3×24 jam untuk tiga orangnya.

Merekapun menyambut baik rencana bupati Mathius untuk mengevaluasi BPBD Jayapura dan Damkar. Menurutnya, selama ini pihaknya sudah mengirim proposal yang berkaitan dengan penambahan SDM dan Kendaraan Damkar.

“Minimal tenaga kita 30 orang untuk bisa melayani Sentani,” tambahnya. (roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *