Persipura Didenda Rp 30 Juta

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano. (Erik / Cepos)

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano. (Erik / Cepos)

Akibat Ulah Suporternya Saat Melawan Bhayangkara FC

JAYAPURA-Komite Disiplin PSSI Liga 1 2019 kembali merilis hasil sidang pelanggaran yang dilakukan oleh tim selama satu pekan belakangan ini. Dan tim Persipura resmi mendapatkan sanksi, dengan denda Rp 30 juta akibat ulah suporternya ketika Persipura menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, 21 Juli.

Ketika pertandingan sedang berlangsung, di mana suporter Persipura Jayapura terbukti melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan dari area tribun Barat dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegakasn terjadinya pelanggaran disiplin.

Ketua umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano sangat menyayangkan ulah suporternya tersebut. Menurutnya, suporter yang hadir memberikan dukungan kepada para pemain harusnya benar-benar bisa memberikan suport bukan malah merugikan tim Persipura itu sendiri.

“Saya berharap buat suporter yang hadir memberikan dukungan baik yang di luar dan di Stadion Mandala untuk kita sama-sama memberikan dukungan yang sportif. Jangan melakukan tindakan yang merugikan tim kita ini, karena regulasinya sudah jelas dan sanksinya juga jelas, bahkan kita bisa saja tidak bisa bermain di kandang sendiri jika tindakan kita sudah berlebihan,” ungkap pria yang akrab disapa Mano itu kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (2/8) kemarin.

Menurutnya, suporter Persipura harus benar-benar dewasa. Mengingat kondisi keuangan Persipura musim ini hanya pas-pasan.

“Jika sudah seperti ini pasti sangat merugikan tim. Saya mengajak mari kita sama-sama dukung tim ini dengan cara yang sportif, kita harus benar-benar dukung tim Persipura selama mengikuti kompetisi. Apalagi di lapangan sudah ada yang pimpin, biarkan mereka menjalankan tugasnya dengan baik,” ucapnya.

“Mari kita berikan dukungan yang sportif, kita semua menginginkan yang terbaik dengan tim kita. Semangat boleh, tapi jangan berlebihan,” sambungnya.

Sementara untuk di Stadion Mandala, Mano berharap pihak Panpel juga bisa mensosialisasikan serta mengajak para suporter untuk sama-sama menjaga kondisi selama pertandingan. (eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *