Tak Persoalkan Perubahan Jadwal Bertanding

Pemain Persipura Jayapura saat mengikuti latihan di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (13/7). (Erik/cepos)

JAYAPURA- Manajemen Persipura Jayapura menyetujui perubahan jadwal bertanding di kompetisi Shopee Liga 1 2019. Jadwal menghadapi Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang bergeser sehari dari jadwal sebelumnya.

Persipura dijadwalkan akan menghadapi Persebaya pada Sabtu (3/8/19), namun dimajukan ke hari Jumat, (2/8) dan bertandang ke markas PSIS Jumat (9/8/), namun dimajukan ke hari Kamis, (8/8) .

Perubahan jadwal yang dialami oleh Persipura ini adalah yang kelima kalinya dalam kompetisi Liga 1 2019. Perubahan tersebut terjadi lantaran menyesuaikan jadwal pertandingan yang dilakoni PSM Makassar pada Piala AFC dan menghadapi Persija Jakarta di final Piala Indonesia.

Namun Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, timnya tetap menghormati perubahan jadwal yang dikeluarkan oleh PT LIB sebagai operator liga.

“Persipura selalu taat dengan regulasi yang dikeluarkan oleh PSSI, selagi itu tidak merugikan tim kami,” ungkap pria yang akrab disapa Mano kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (30/7).

Sementara itu, asisten manajer Persipura, Bento Madubun menjelaskan, perubahan jadwal tersebut resmi dimajukan setelah berkomunikasi dengan pihak operator Liga, PT LIB.

“Iya kita sudah komunikasi dengan PT LIB dan penetapannya adalah 2 Agustus melawan Persebaya dan 8 Agustus melawan PSIS Semarang,” ujar Bento

Bento juga mengaku, tim Persipura sendiri tak mempersoalkan perubahan jadwal tersebut. Ia mengatakan, sang pelatih, Jacksen F. Tiago pun menyetujui pergeseran jadwal tersebut.

Di tempat berbeda, menurut pelatih Jacksen F. Tiago timnya mungkin saja masih menghadapi situasi yang sama hingga akhir musim nanti.

“Kalau soal perubahan jadwal ini saya tidak mempersoalkan, karena sampai akhir kompetisi nanti kami akan berulang kali hadapi situasi yang sama,” ungkap pelatih berusia 51 tahun itu.

Pelatih berpaspor Brasil itu juga merasa tak kaget dengan fenomena tersebut. Pasalnya, ia menilai perubahan jadwal dalam kompetisi sepak bola Indonesia adalah hal yang biasa terjadi.

“Itu sudah menjadi biasa dalam setiap kompetisi yang kami jalani selama ini,” ujarnya. (eri/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *