Posisi Sering Dirotasi, Oh In-kyun Tetap Nyaman

Pemain asing Persipura Jayapura, Oh In-kyun. (Erik/cepos)

JAYAPURA – Pemain anyar Persipura Jayapura asal Korea Selatan, Oh In-kyun tak mempermasalahkan jika posisinya dirotasi oleh sang pelatih, Jacksen F. Tiago.

Inkyun sendiri mengaku siap dimainkan di posisi mana saja sesuai keinginan pelatih. Mengingat mantan pemain Persib Bandung itu memang memiliki tikipal pemain serba bisa.

Meski ia juga mengaku sempat mengalami kesulitan dengan adaptasi di posisi yang berbeda. Namun dirinya mengaku itu bukanlah sebuah masalah.

Pemain berusia 34 tahun itu memiliki posisi asli sebagai gelandang serang. Namun saat ditukangi oleh Jacksen, posisi pemain kelahiran 29 Januari 1985 itu berubah-ubah.

Saat menang 1-0 atas Madura United dan saat meraih kemenangan 1-0 dari tuan rumah Bhayanagkara FC, Oh In-Kyun kerap bergeser ke sayap kiri.

“Tidak masalah, memang sedikit kesulitan kalau pertama kali main di posisi yang berbeda,” ungkap Oh In-kyun kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon pribadinya, Selasa (30/7) siang kemarin.

Menurutnya, posisi tersebut bukanlah hal baru baginya. Ia memang pernah bermain di posisi sayap diawal-awal kariernya bermain sepak bola.

“Itu bukan posisi yang baru bagi saya, karena waktu saya masih lebih muda saya sering bermain di posisi sayap juga. Jadi tidak masalah,” ujarnya.

Oh In-kyun juga mengaku sedang berjuang untuk bisa semakin menyatu dengan strategi yang diterapkan oleh Jacksen Tiago.

“Sekarang saya sedang terus adaptasi juga supaya bisa cocok dalam permainan tim,” katanya.

Dirinya juga membeberkan merasakan suasana berbeda dalam timnya setelah tongkat kepelatihan beralih ke tangan Jacksen F. Tiago.

Oh In-kyun merasa performa Persipura saat ini telah membaik dan perlahan kembali ke karakter asli. Menurutnya, kehadiran Jacksen telah membangkitkan semangat tim untuk kembali merebut posisi yang semestinya.

“Anda bisa lihat sendiri performa kita di dua laga dengan mendapatkan kemenangan, suasana tim kita juga sudah berbeda,” jelasnya.

Ia menilai pengalaman Jacksen yang pernah menukangi Persipura selama tujuh musim menjadi nilai plus bagi timnya. “Karakter Jacksen memang lebih paham dengan kultur sepak bola Papua. Dia punya pengalaman dan kondisi tim kita lebih baik,” tandasnya. (eri/tho).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *