Komitmen Tingkatkan Lagi Pendapatan Daerah

Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertanahan, Implementasi Tax Online, dan Perdata dan Tata Usaha Negara oleh Para Bupati dan Wali Kota di Swiss Belhotel Jayapura, Kamis (25/7) kemarin. (Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., bersama para bupati lainnya berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah hal ini terungkap dalam penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang pertanahan, implementasi tax online, dan perdata dan tata usaha negara, di Swiss Belhotel Jayapura, Kamis (25/7) kemarin.

“Rencana aksi pencegahanan korupsi terintegrasi yang dilakukan KPK patut diapresiasi, termasuk mendukung pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi Papua dalam optimalisasi pendapatan asli daerah, salah satunya melalui retribusi dan pajak,” kata Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dalam sambutannya.

Selain itu, MoU dan PKS ini juga dilakukan dengan Kantor Pertanahan dalam rangka persertifikatan tanah, penanganan aset tanah kabupaten/kota, serta pengintegrasian data pertanahan dan perpajakan daerah. Termasuk pula dengan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Dengan ini, kita tetap bersinergi antar satu dengan yang lainnya, terlebih khusus dalam hal ini untuk mengoptimalkan segala bentuk penerimaan pajak daerah, dan berbagai komitmen terhadap peningkatan pajak bagi pembangunan, sehingga adanya akselerasi pertumbuhan ekonomi di Papua secara umum akan lebih tinggi,” terangnya.

Kata Wali Kota Tomi Mano, wilayah kabupaten/kota di Papua memiliki karakteristiknya masing-masing, terlebih dengan letak wilayah yang berbeda-beda, mulai dari daerah di pegunungan, pesisir, maupun daerah rawa.

“Makanya, potensi SDA tiap daerah pun berbeda-beda, di mana ada yang memiliki SDA, namun tak jarang pula ada daerah yang tidak. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah tidak memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menambah jenis pajak dan retribusi daerah. Namun, sekalipun demikian, daerah mampu mengoptimalkan itu sesuai dengan karakteristik daerahnya masing-masing,” pungkasnya.(gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *