Dua WNI Ditahan Otoritas PNG 

Rakianus Samkakai, S.STP (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dua orang WNI (Warga Negara Indonesia) asal Kabupaten Merauke  ditahan  oleh  pihak otoritas Papua New Guinea (PNG). Keduanya ditahan karena masuk ke  PNG lewat Kali Torasi dan diduga melakukan pelanggaran di negara tetangga tersebut.

  Sekretaris Badan Kerja Sama Perbatasan Kabupaten Merauke, Rekianus Samkakai, S.STP., yang juga Plt Kepala Badan  Kerja Sama Perbatasan Kabupaten  Merauke mengaku mendapat informasi dari anggota TNI Angkatan Laut di Pos AL Kali Torasi tentang adanya dua WNI yang ditahan tentara PNG, akhir pekan kemarin.

“Saat melakukan peninjauan   perbatasan di Kali Torasi, saya mendapatkan   informasi dari  petuas  Pos AL di Kali Torasi bahwa ada dua warga kita diduga melakukan pelanggaran sehingga ditahan tentara PNG bersama speednya,” ucap mantan Kepala  Distrik Tanah Miring, Merauke  kepada Cenderawasih Pos, Rabu (24/7).

Kedua tersebut menurut Rakianus, sudah ditahan di PNG sekira 3 minggu sampai 1 bulan. “Saat ini melalui anggota TNI AL yang ada di Pos AL Torasi, sedang dilakukan koordinasi dengan pihak tentara PNG agar kedua warga kita ini bisa dibebaskan. Sebab jika tidak, keduanya akan menjalani proses hukum di negara tersebut,” ungkapnya.

Rakianus mengatakan, dari informasi yang diperoleh dari warga yang sering melintas ke PNG, apabila ada warga Indonesia yang ditangkap, terkadang masih mengalami penyiksaan secara fisik. ‘’Berbeda dengan warga PNG kalau melakukan pelanggaran, kita tidak pernah melakukan  kekerasan  fisik kepada mereka. Tapi kalau  di sana,  katanya  army mereka masih sering melakukan  kekerasan fisik bagi   warga  kita yang tertangkap,” sesalnya.

Soal tertangkapnya dua WNI ini, Rakianus mengaku  sudah melaporkan kepada Wakil Bupati Merauke,  Sularso, SE. “Nama kedua warga yang ditahan saya tidak hafal. Takutnya salah nama. Tapi kemarin saya minta staf menulis nama kedua warga kita yang ditahan di PNG,” pungkasnya. (ulo/nat)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *