Jajaki Kerjasama, Wakil Menlu PNG Kunjungi Merauke

Sulo/Cepos

Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si saat foto bersama dengan Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan PNG Mr Segie Akisa saat tiba di Bandara Mopah Merauke, Selasa (16/7)

MERAUKE- Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan PNG Mr Segie Akisa melakukan kunjungan ke Merauke, Selasa (16/7). Tiba dengan pesawat Garuda Indonesia, Segie Akisa yang didampingi konsultan MR. Ron Coehn dan Kepala Biro Perbatasan Provinsi Papua Suzana Wanggai tersebut diterima Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si saat turun di Bandara Mopah Merauke.

Kepada wartawan, Menlu Mr Segie Akisa yang diterjemahkan Suzanna Wanggai mengungkapan bahwa kedatangannya ke Merauke ini bukanlah kunjungan kerja secara resmi. ‘’Jadi ini bukan kunjungan kerja secara resmi. Kebetulan kemarin beliau ke Jakarta dan saat akan kembali ke negaranya beliau berpikir sangat baik kalau dia ke Merauke sebelum kembali ke PNG lewat Jayapura besok,’’ kata nya Suzanna Wanggai.

Dirinya, kata Suzanna Wanggai, ingin sekali datang ke Merauke karena Mr Segie Akisa baru ditunjuk sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan PNG. Sejak beberapa bulan lalu, Mr Sehie Akisa memang sudah merencanakan untuk datang karena yang bersangkutan juga datang dari bagian Selatan PNG.

‘’Jadi bersebelahan langsung dengan Kabupaten Merauke dan Boven Digoel. Dia berpikir bahwa sangat baik untuk datang ke Merauke untuk melihat prospek kedepan sebelum kembali ke PNG. Pengembangan-pengembangan kerja sama dalam hal ekonomi dan perdagagan dari bagian Selatan Papua,’’ katanya.

Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si yang menerima kunjungan tidak resmi ini menyampaikan terima kasih karena menurutnya kunjungan dari Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan ini akan sangat bagus. Sebab akan melirik potensi yang ada di Kabupaten Merauke.

“Ini sesuatu yang kita syukuri dan Indonesia mendapat penghormatan dan penghargaan karena kunjungan ini,’’ jelas bupati.

Meski kunjungan ini tidak resmi, namun sesuai dengan jadwal yang telah disusun, Menlu dan Perdagangan PNG ini melakukan serangkaian kunjungan. Selain melihat pelabuhan, juga akan melihat secara langsung lahan bersawahan termasuk ke Sota Perbatasan Indonesia-PNG. ‘’Ini juga dalam rangka persiapan kerja sama kedua negara kedepan antara Indonesia dan PNG,’’ jelas bupati. Rencana kerja sama tersebut berupa penyediaan atau ekspor beras sebanyak 600 ton tiap bulannya dari Merauke ke PNG. (ulo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *