Pendemo Geledah Ruang Kerja DPRP

JAYAPURA – Aksi demo sekelompok mahasiswa yang menyuarakan isu Daerah Otonomi Baru (DOB) di kantor DPR Papua menjadi tak biasa. Pendemo yang berjumlah sekitar 100 orang ini kesal lantaran setelah 15 menit berorasi ternyata tak ada satupun anggota DPRP yang menemui mereka.

Beberapa petugas menjelaskan jika kantor DPRP sedang sepi lantaran banyak yang melayat ke rumah duka alm Yan Ayomi.

Namun para pendemo tetap tak percaya, alhasil kekecewaan ini dilampiaskan dengan menggeledah ruangan-ruangan komisi hingga ke lantai III.

“Aneh sekali, baru ada lembaga DPR seperti ini yang tidak ada orang sama sekali. Kami sudah bersurat dan mematuhi semua aturan untuk aksi tapi kenapa tidak ada yang menerima kami,” ujar koordinator aksi,” Amos Kayame.

Sebelumnya para perwakilan pendemo sudah diberikan penjelasan bahwa anggota DPRP banyak yang pergi melayat namun sudah dikomunikasikan untuk bisa segera kembali menerima pendemo.

Namun beberapa perwakilan pendemo bersikeras ingin mengecek satu persatu ruangan. Setelah negosiasi gagal, sekitar 12 orang akhirnya naik dan masuk ke ruangan-ruangan.

“Bikin malu saja, mereka disini enak-enak kami yang menyuarakan aspirasi tidak dilayani,” gerutu salah satu pendemo.

Mereka akhirnya sampai ke ruang Ketua DPRP, Yunus Wonda dan sambil berteriak meminta anggota siapa saja untuk keluar.

Di sini terlihat ada juga yang menendang pintu dan memukul papan nama Yunus Wonda hingga terlepas. Setelah itu perwakilan pendemo ini menuju ruang Komisi III dan ikut menggeledah.

Disini mereka menemukan anggota, Kusmanto dan Yulianus Miagoni. Dua anggota DPRP ini yang awalnya menerima pendemo. “Kami tidak tahu kalau hari ini ada demo. Kalaupun ada itu nanti kembali ke komisi masing-masing dan bukan bagian Komisi III kalau soal DOB,” singkat Yulianus Miagoni. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *