Lahan SMP dan SMA Luar Biasa Diklaim Milik Pemkab

MERAUKE – Saling klaim. Itulah  yang terjadi atas lahan SMP Luar Biasa dan  SMA Luar Biasa  yang berada di Biankuk, Kelurahan Karang Indah Merauke. Karena klaim    itulah, sehingga  Samiruddin yang merasa memiliki   pelepasan tanah   sejak tahun 1988   itu  melakukan  pemalangan terhadap  SMP Luar Biasa dan  SMA Luar Biasa Merauke selama kurang lebih  3 minggu. Namun   palang tersebut telah dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Merauke, Sejak Rabu (10/7) sore.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke  Thiasoni Betaubun menyatakan bahwa lahan  tersebut adalah milik Pemerintah Kabupaten Merauke. Pemkab   Merauke, kata dia  telah melakukan pelepasan  tanah seluas 5 hektar sejak tahun 1980.   

  ‘’Kami  masih memiliki  surat    pelepasan  tanah adat yang dilakukan  pada tahun 1980. Jadi  pelepasan  yang dimiliki pemerintah daerah jauh sebelum surat pelepasan yang diklaim   Pak Samiruddin,’’ kata  Thiasoni sambil menunjukan  foto copi surat -surat pelepasan   yang dimaksud.

  Menurut   Thiasoni, Betaubun, pada saat pembangunan  SMAN 2 Merauke,    tidak dilakukan  pemagaran  keliling seluruh tanah  pemerintah   daerah yang ada di lokasi tersebut karena terlalu luas, sehingga yang dipagar  hanya  untuk   lahan kebutuhan SMAN 2 Merauke.

   Karena  itu,  lanjut Thiasoni, jika  pihak  yang melakukan pemalangan  atas tanah  tersebut melakukan  langkah-langkah   hukum   pihak pemerintah  siap  untuk menghadapi.  ‘’Justru  itu akan lebih baik   untuk mereka mendapatkan kepastian hukum. Karena   yang  pasti bahwa  surat pelepasan hak ulayat  yang kita  miliki   lebih duluan dari yang dia punya,’’ tandasnya.

   Sementara   saat pemalangan  SMP Luar Biasa dan SMA Luar Biasa Merauke tersebut terjadi, ada satu papan pengumuman    yang menjelaskan bahwa  tanah  milik  Samiruddin berdasarkan pelepasan adat  tahun 1988. Dimana   tanah tersebut dalam pegawasan LBH Alfa dan Omega. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *