Bupati Jhon Minta OPD Finalisasi Perbaikan Program RPJMD

Pembukaan Musrembang tingkat Kabupaten yang dipusatkan di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (12/7). Denny/ Cepos

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua   mengharapkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Jayawijaya untuk segera melakukan finalisasi perbaikan dan pembenahan program yang akan dimasukan dalam Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dalam musyawarah rencana pembangunan daerah.

  “Saya harap dengan finalisasi hari ini (kemarin.red), semua program OPD yang ada perbaikan kita benahi dengan  masukan-masukan tadi. Dengan hasil pertemuan kita bisa lihat mana yang kurang kita akomodir kembali.”ungkap Bupati Jhon  usai membuka Musrembang tingkat Kabupaten di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya. Jumat (12/7).

  Menurutnya, RPJMD yang saat ini disusun  ini untuk jangka waktu 5 tahun ke depan, sehingga ia melihat program yang dimasukan dan itu sesuai visi misi dari pemerintah daerah, seperti program prioritas sesuai visi misi, ada pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, ini yang urgen dilakukan selama 5 tahun ke depan.

  “Untuk saat ini kita programkan saja dulu, soal kegiatan berjalan nanti kita akan lihat kembali  berapa banyak itu sesuai anggaran Pemda Jayawijaya tiap tahun,”jelasnya.

  Setelah Musrenbang ini, kata Jhon Banua,  OPD harus berkoordinasi dengan Bappeda karena mungkin tanggal 22 Juli akan laporkan ke Bappeda provinsi , evaluasi dan akan kembali untuk sidang penetapan Perda.

  Secara terpisah Kepala Bappeda Jayawijaya Petrus Mahuze menyatakan jika program kegiatan yang ada di dalam RPJMD hampir sekitar 80-an program prioritas. Artinya berdasarkan program ini akan diakomodir berdasarkan permasalahan yang ada dalam masyarakat.

  “Setelah kita lihat permasalahan barulah kita kaitkan dengan urusan OPD, dan kita kaitkan lagi sasaran yang akan kita lakukan selama 5 tahun ke depan dalam program kerja,”bebernya

   Menurutnya ada sekitar 80 program prioritas yang notabenenya akan masuk dalam  renja OPD dan  diminta   menjadi indikator utama dari masing-masing OPD untuk mencapai sasaran selama 5 tahun ke depan.

  “Kita melihat dari permasalahan yang ada, seperti kita bicara bidang pendidikan, contoh rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah kita berada di angka 4-5, artinya anak-anak kita yang usia sekolah itu bersekolah sampai kelas 4-5 setelah itu selesai, padahal program pemerintah kan 9-12 tahun.”paparnya

  Ia menambahkan, masalah seperti ini yang didorong supaya minimal anak-anak ada di kelas 7 atau kelas 8 bisa kembangkan terus sampai 12 tahun pendidikan. Sementara untuk perbaikan program  tidak ada masalah untuk OPD, untuk penyempurnaan ini dilihat dari tataran kebijakan saja, apakah kebijakan program terakomodir dalam RPJMD ini atau tidak untuk membangun seluruh rakyat di sini.

  “Walau pun memang waktu terbatas untuk kita nanti untuk OPD sendiri setelah evaluasi di Jayapura, kita akan kembali untuk penyempurnaan renja, artinya satu bulan setelah penetapan RPJMD, renstra OPD harus ditetapkan, sehingga kita masih punya ruang untuk penyempurnaan dari Renstra OPD sendiri.”tuturnya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *