Jokowi Instruksikan Perbaikan SDM dan Tindakan Humanis

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan keterangan pers bersama jajaran petinggi kepolisian dan TNI saat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, kemarin, Minggu (13/5/2018).

Kapolri Berharap Kenaikan Tunjangan Kinerja 100 Persen

JAKARTA-Catatan prestasi Polri mencuat dalam upacara HUT ke 73 di Monumen Nasional (Monas) kemarin (10/7). Bukan dari internal Polri, namun justru dari pemimpin tertinggi Presiden Joko Widodo. Prestasi mengamankan Asian Games, Asian Para Games, IMF World Bank Annual Meeting 2018 hingga Pilpres 2019.

Tapi, bukan berarti tidak ada catatan di mata Jokowi. Dalam sambutannya, Jokowi memberikan lima instruksi terhadap Korps Bhayangkara. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri. ”Guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang kian kompleks, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Selanjutnya, Polri juga diminta untuk mengedepankan pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah serta menangani berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat. ”Ketiga, Kualitas pelayanan publik juga perlu modernisasi, mudah, murah dan cepat,” tuturnya.

Lalu, personel Polri juga perlu meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum. Untuk mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan. ”Terakhir koordinasi dan kerja sama dengan TNI dan kementerian harus diperkuat untuk memelihara keamanan negeri,” urainya.

Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian berterima kasih terhadap Presiden Jokowi atas apresiasi kinerja Polri. Menurutnya, selain berbagai event yang berhasil diamankan, memang Polri selama enam tahun berturut-turut meraih opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Indeks Reformasi Birokrasi juga meningkat, serta terwujudnya 69 zona integritas di Polri,” jelasnya.

Capaian tersebut tidak akan bisa diraih tanpa bimbingan Presiden dan Wakil Presiden. Serta seluruh lembaga tinggi negara, DPR dan senior Polri. ”Kami siap mempedomani lima instruksi presiden,” papar mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Tito juga menyinggung terkait kenaikan tunjangan kinerja yang telah mencapai 70 persen. Tunjangan kinerja itu untuk TNI dan Polri. ”Hal tersebut amat berarti bagi peningkatan kesejahteraan Polri dan TNI,” ujarnya.

Namun, juga tersimpan harapan di masa kepemimpinan lima tahun kedepan untuk dapar meningkatan tunjangan kinerja hingga 100 persen. Bila mencapai 100 persen, untuk seorang kombespol tiap bulan bisa membawa pulang Rp 25 juta hingga 30 juta. ”Ke depan insyaallah,” tuturnya. (byu/idr/JPG)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *