Peradi Siap Bantu Masyarakat Gugat PLN

Anthon Raharusun (Elfira/Cepos)

““Kalau PLN mengaku mengalami kerugian, menurut  saya itu omong kosong. Pemadaman listrik bagian dari merugikan konsumen,”  Raharusun

JAYAPURA- Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Papua, siap mengadvokasi masyarakat Jayapura terkait pelayanan PT PLN (Persero). Hal ini menyangkut masalah pemadaman listrik yang sering terjadi beberapa hari terakhir.

Ketua Peradi Papua Anthon Raharusun menilai terkait dengan pemadaman listrik beberapa hari terakhir ini, masyarakat mengalami kerugian dari waktu ke waktu, dari hari ke hari bahkan dari bulan ke bulan.

Menurut dia, hal yang menjadi kerugian ditingkat konsumen pengguna listrik namun PLN justru mengalami keuntungan dari hal itu.

Ia mengaku memiliki beberapa data tagihan milik konsumen PLN, dimana ketika terjadi pemadaman listrik maka jumlah tagihan konsumen PLN mengalami peningkatan dari bulan ke bulan. Misalnya yang tadinya hanya membayar Rp 100 ribuan, namun dengan adanya pemadaman tagihan rekening PLN justru melonjak.

Peradi melalui bantuan hukumnya siap membantu masyarakat  untuk mengajukan gugatan kepada PLN. Ia berharap masyarakat bisa datang mengadu ke Peradi melalui Pusat Bantuan Hukumnya dan siap untuk dibantu secara gratis tanpa dibayar.

“Masyarakat yang merasa dirugikan oleh PLN bisa datang mengadu,” katanya.

Dikatakannya, sudah saatnya Pemerintah harus membenahi PLN. Sebab, jika manajemennya  seperti ini maka sudah saatnya PLN itu harus dibubarkan untuk diganti oleh pihak swasta jika memang  terus mengalami kerugian.

“Kita minta DPR juga memanggil PLN untuk menjelaskan megenai seringkali terjadinya pemadaman listrik, sehingga  pemerintah bisa mengambil kebijakan,” ungkapnya.

Hal ini menyangkut pelayanan publik, jika pelayanan publik terganggu dengan sistem yang ada di PLN maka konsumen harus mengadukan baik pidana maupun perdata. (fia/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *