Akses Pariwisata ke Papua Terkendala Transportasi

Bupati Keerom Muhammad Markum.  Robert Mboik Cepos

JAKARTA- Bupati Keerom Muhammad Markum turut hadir dalam acara pameran apkasi otonomi Expo 2019 yang diselenggarakan di Gedung Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta sejak tanggal 3 Juli 2019. Kini acara tersebut sudah memasuki babak akhir karena direncanakan akan ditutup besok, 5 Juli.

Dia mengapresiasi banyak sekali keunggulan khususnya dari potensi potensi lokal seperti kebudayaan dan hasil pertanian yang berasal dari Papua ikut serta di pamerkan atau dipromosikan di ajang tersebut.

Pameran ini sejatinya sekaligus untuk mempromosikan keunggulan keunggulan yang berasal dari masing masing daerah se Indonesia termasuk kabupaten kabupaten di Papua. Sehingga sasaran akhir dari kegiatan itu nantinya dapat menarik investor maupun wisatawan untuk datang ke Papua.

“Tapi keunggulan kita di Papua belum didukung dengan akses transportasi. Biaya akses ke Papua sangat mahal, ini yang akan menjadi kendala sebenarnya,” kata Muhammad Markum kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/7). Namun demikian, bukan berarti promosi tidak dilakukan. Promosi harus tetap dilakukan disamping usaha peningkatan infrastruktur kedaerah pariwisata.

Menurutnya potensi sumber daya alam yang berasal dari Papua yang ikut ditampilkan dalam acara apkasi otonomi Expo 2019 itu tidak kalah uniknya dengan produk-produk yang berasal dari daerah lain. Hanya saja kata dia, untuk menghidupkan potensi pariwisata di Papua harus didukung dengan sarana dan prasarana serta akses transportasi yang bisa dijangkau masyarakat luas.

“Pameran Opkasi otonomi Expo 2019 Kabupaten Keerom berusaha untuk mempromosikan pariwisata dari kebudayaan, hasil pertanian masyarakat di Kabupaten Keerom, juga mempromosikan budaya budaya lokal yang ada di daerah perbatasan,” tuturnya.

Menurutnya, untuk menghidupkan sektor pariwisata yang berbasis pada keunggulan lokal seperti budaya dan pertanian khususnya di Kabupaten Keerom maka sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk organisasi perangkat daerah di Kabupaten Keerom.

“Banyak sekali potensi yang sampai saat ini belum dikelola dengan baik karrena terkendala oleh berbagai hal dan ini Tentunya menjadi pekerjaan besar yang harus kita kerjakan bersama-sama,” ungkapnya.(roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *