Persipura Bidik Kemenangan Perdana

Arema FC vs Persipura Jayapura

Titus Bonai (Erik/Cepos)

JAYAPURA-Belum bisa meraih kemenangan diawal kompetisi Shopee Liga 1 2019, Persipura Jayapura akan berusaha mewujudkan itu saat menantang Singo Edan julukan Arema FC di Stadion Gajayana Malang, Kamis (4/7) sore pukul 17:30 WIT.

Dalam laga yang disiarkan langsung stasiun televisi Indosiar, Mutiara Hitam julukan Persipura mendapat tantangan. Pasalnya, mereka turun tanpa pelatih kepala setelah Luciano Leandro dipecat.

Selain itu, sang kapten Boaz Solossa yang masih dalam suasana duka, juga tidak bisa bergabung dengan tim.

Meskipun demikian, Pelatih Kiper Alan Haviluddin yang ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk menukangi anak-anak Mutiara Hitam menyebutkan tidak ada banyak perubahan pasca ditinggal oleh Luciano.

Dalam laga sore nanti, Persipura menurut Alan tetap bermain agresif. “Mungkin ada sedikit pengaruh, tapi kita berusaha untuk tidak terlalu fokus ke situ. Karena apa yang dipersiapkan oleh pelatih dulu tidak akan terlalu berubah dalam sambil menunggu pelatih yang baru,” ungkap Alan kepada awak media dalam konfrensi pers, di sekretariat Arema FC, Rabu (3/7) siang kemarin.

Alan menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terlalu dipusingkan soal pelatih kepala. Ia bersama asisten pelatih Ridwan Bauw dan pelatih fisik Lydio de Souza akan fokus untuk bisa mendapatkan kemenangan perdana di markas Arema FC.

“Pada intinya kami sudah siap untuk pertandingan besok (hari ini, Red). Kami sudah siapkan strategi dan semoga bisa berjalan dengan baik seperti yang kita harapkan. Pertandingan ini akan sangat sulit dan siapa yang siap, akan meraih kemenangan,” ujarnya.

Disinggung kondisi Arema FC yang hampir sama dengan Persipura, Pelatih kiper Timnas senior Indonesia itu mengaskan bahwa apa yang dialami oleh Arema FC dan timnya Persipura Jayapura hanyalah faktor keberuntungan.

“Arema tetap tim besar di Indonesia, begitu juga dengan Persipura. Kemarin kedua tim sudah bermain dengan baik, hanya saja faktor keberuntungan saja. Dan kami akan berusaha untuk meraih kemenangan di Malang,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Persipura yang dipastikan tampil sejak menit awal, Yustinus Pae juga mengatakan hal yang sama. Ia menjelaskan, meski tanpa pelatih kepala, mereka akan berjuang untuk meraup hasil maksimal.

“Persipura sekarang dalam kondisi berat sejak ditinggal pelatih kepala, dan mungkin pertandingan besok ini menjadi moment kebangkitan persipura. Semoga besok (hari ini) menjadi hari yang baik untuk Persipura. Saya dan rekan-rekan sudah komitmen untuk melupakan hasil kemarin dan bagaimna bisa tampil bagus untuk bisa merubah klasemen,” ujarnya.

“Kami juga meminta dukungan doa dari masyarakat dan pencitan Persiapura sehingga Persipura bisa raih hasil yang terbaik,” sambungnya.

Sementara itu wajib menang menjadi tuntutan bagi Arema FC. Itu akibat hasil kekalahan 1-2 atas PS Tira Persikabo di Stadion Gajayana, Malang pada 29 Juni lalu.

Sore nanti Arema FC kembali melakoni laga kandang kontra Persipura Jayapura. Tentu tiga poin menjadi tujuan utama sebagai obat pilu kekalahan sebelumnya.

Hanya saja, laga nanti tidak akan mudah. Sebab tim tamu pun tengah termotivasi untuk bangkit. Ditambah Arema FC juga punya kenangan buruk ketika mejamu Persipura di Malang.

Itu terjadi pada 2017 lalu, Arema FC dipermalukan setelah keok dua gol tanpa balas oleh tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut. Untuk itu pelatih Arema FC Milomir Seslija enggan meremehkan Persipura meski kini juga tengah tertatih akibat rentetan hasil minor yang didapat.

”Mereka tetap tim yang kuat. Besok (hari ini, Red) tidak akan mudah, Persipura tim yang agresif. Dan saya sudah instruksikan pada pemain agar tidak memberikan ruang bagi Persipura,” ucap Milo.

”Kondisi kami sama-sama sulit. Tetapi Arema FC siap menangkan pertandingan besok,” imbuhnya.

Sayang, pada duel sore nanti Arema FC harus kehilangan salah satu pemain pilarnya. Arthur Cunha yang selama ini mejadi tembok di jantung pertahanan harus menepi lantaran akumulasi kartu.

Padahal peran Arthur sangat vital. Dalam empat laga dia selalu menjadi pilihan utama. Catatan statistiknya pun cukup bagus. Total 11 intersep dan 12 sapuan dibukukan. Selain itu dia juga mencatatkan tiga kali blok tembakan.

Memang masih ada Rachmat Latief yang bisa diandalkan. Atau bisa juga Milo menggeser Pavel Smolyachenko untuk mengisi posisi Arthur. Namun, tentu kemungkinan tidak bisa sekokoh Arthur.

”Saya percaya dengan kemampuan pemain. Dan saya percaya besok kami bisa lebih baik dari laga sebelumnya. Harus tetap profesional. Hal yang penting kerja sama tim,” ucap mantan pelatih Madura United tersebut.

Disisi lain tim tamu juga juga harus tampil tanpa pelatih kepala. Itu akibat didepaknya Luciano Leandro paska ditahan imbang 1-1 oleh Semen Padang di Stadion Mandala, Jayapura. Di tambah lini depan juga tengah keropos lantaran absennya Boaz Solossa, Todd Rivaldo Ferre, serta Marinus Wanewar. (eri/nia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *