Ngaku Emosi, Nekad Tikam Berulang Kali 

Tersangka  pembunuhan di Jalan Seringgu, Kompleks KNS  I Merauke beberapa waktu lalu  saat dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Merauke, Selasa (25/6) (Sulo/Cepos)

MERAUKE-   Tersangka Pembunuhan  terhadap Andrianto, di jalan  Seringgu depan Bank BRI Britama, kompleks KNS I berinisial Lu (21)   padaa 24 Februari 2019 mengaku  karena dipicu emosi. Hal ini disampaikan  tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Merauke  saat   yang bersangkutan  dilimpahkan   oleh  penyidik Polres Merauke, Selasa (25/6).

   Menurut    tersangka, awalnya dirinya tidak  ingin membunuh korban, namun karena   korban menantangnya, sehingga  dirinya terpancing sehingga mengeluarkan   badik   yang dibawanya  kemudian  menikam korban beberapa kali yang menyebabkan  korban meninggal dunia di tempat kejadian.

“Awalnya saya  tidak menanggapi, tapi karena  dia datang menantang saya  dan menyebut nama suku  membuat saya  terpancing emosi ,’’ katanya.

  Soal    badik yang dibawanya  tersebut,  mengaku bahwa badik yang ia bawa itu  sebenarnya hanya untuk jaga-jaga diri.   Namun kata  Jaksa bahwa membawa  benda tajam  seperti itu salah dan tidak dibenarkan secara hukum. ‘’Sebenarnya   kalau kamu tidak bawa pisau  saat itu tidak akan terjadi  penikaman  yang membuat korban meninggal dunia,’’ jelasnya.

    Karena itu,   kepada tersangka ia memperingatkan untuk  tidak membawa-bawa alat tajam karena sangat berbahaya seperti yang ia sudah lakukan tersebut. Tersangka yang sudah  berkeluarga ini mengaku  menyesla dan meminta maaf  karena sudah membuat nyawa melayang dan duka  bagi  keluarga  korban. Namun jaksa  menjelaskan bahwa   penyesalan  tersebut nanti disampaikan dalam persidangan.     ‘’Kalau soal itu nanti disampaikan dalma persidangan,’’ pintanya.

  Oleh penyidik Reserse Kriminal Polres Meruake,  tersangka    dijerat dengan Pasal  338 KUHP  dan Pasal 351 ayat (3) tentang matinya orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *