163 CJH Ikuti Manasik Bimbingan Haji

Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Merauke  tahun 2019 saat mengikuti bimbingan manasik haji di Gedung LPTQ Masjid Raya Al-Aqsa Merauke, Selasa (25/6) kemarin.  Sulo/Cepos

MERAUKE-Sebanyak 168 Calon Jamaah Haji (CJH)  asal Kabupaten Merauke mengikuti manasik Haji yang digelar oleh Penyelenggara Haji  Kantor  Agama Kabupaten Merauke di  Gedung LPTQ Masjid Raya Al-Aqsa  sejak Senin (24/6).

  Penyelengara Haji dan Umrah Kantor Agama  Kabupaten Merauke Iklawati, S.Sos ditemui, Selasa (25/6) mengungkapkan, bahwa manasik bimbingan haji yang dilaksanakan ini dilakukan sejak  Senin (24/6)  yang dilaksanakan dari  tingkat kecematan atau KUA   yang terdiri dari 8 kali pertemuan. Sedangkan untuk  tingkat Kabupaten sebanyak 2 kali.

  “Untuk Kabupaten Merauke  ada peningkatan yang signifikan. Jika beberapa   tahun terakhir jumlahnya berkisar 120  orang, maka alhamdulillah  sekarang  menjadi 163   CJH dengan adanya tambahan lansia dan regular,  karena adanya tambahan  CJH 10.000 dari Arab Saudi sehingga khusus Papua   mendapat 315 orang. Sementara   untuk Merauke  mendapat tambahkan 41 dari sebelumnya 122 menjadi 163  CJH,” jelasnya.

     Iklawati menjelaskan, setelah bimbingan manasik haji  ini masih ada   penulisan kopor  yang secara nasional   sudah diatur cara penulisan, cara penulisan rombongan dan penulisan karung. ‘’Itu sudah   diatur pusat,’’ terangnya.

   Ditanya  kapan mulai pemberangkatan   CJH tersebut , Iklawati menjelaskan   bahwa berdasarkan daftar  pemberangkatan haji sebelum adanya penambahan  10.000 CJH dari Arab Saudi Arabia  dilaksanakan pada 8 Juli   untuk pemberangkatan awal di Jakarta. Namun karena adanya penambahan  10.000, sampai sekarang jadwal msaih digodok.  ‘’Mau tidak mau   pasti akan maju. Yang kami dengar  tanggal 5 Juli, rombongan  pertama sudah diterbangkan ke Saudi Arabia,’’ jelasnya.

  Sementara  untuk  pemberangkatan  CJH Embarkasi Makassar, menurut dia, nantinya akan menyesuaikan dari Jakarta.   ‘’Kita menyesuaikan dari Jakarta.  Sementara untuk kita Kabupaten Merauke akan masuk ke dalam kloter 16  Embarkasi Makassar,’’ terangnya.

   Dikatakan, untuk  Papua ada 4 kloter  dengan kloter 15,16 dan 17  dan 18 dimana satu kloter merupakan tambahan  yang bergabung dengan jamaah dari provinsi lainnya.

    Diakuinya bahwa rata-rata  CJH   tersebut adalah lansia.   Karena untuk CJH   saja sudah rata-rata lansia. Sebab, mereka sendiri sudah menunggu   8 tahun. ‘’Ada yang sudah umur 70 dan 80 tahun. Kemudian penambahan lansia  yang mana   umur mereka paling rendah 75 tahun.  Tapi untuk kita Kabupaten Merauke   ada yang sudah umur 80 tahun, 90 tahun bahkan ada yang 106 tahun,’’ tandasnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *