Dukung PON, Sejumlah Produk Perikanan Lokal Diperkenalkan

Bupati Mathius Awoitauw saat meninjau sentra pengolaahan dan pemasaran ikan Terpadu Netar, Senin (17/6). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura memperkenalkan berbagai jenis hasil olahan ikan dan tempat pemasaran di Sentra Pengolahan dan Pemasaran Ikan Terpadu Netar (SPITN), Senin (17/6).

Dalam kesempatan itu, sejumlah hasil olahan ikan yang diproduksi beberapa  kelompok masyarakat binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura memperkenalkan hasil produksinya.

Hasil olahan itu seperti, bakso ikan tuna, ikan asin lohan, krupuk ikan gabus, abon ikan gabus, abon ikan tuna, ikan asap cair tuna, ikan asap tuna, ikan asap gabus, asap cair, gerabah Sentani dan aksesoris kerang-kerangan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura, Rudi Abdiner Sargih mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Papua pada 2020 mendatang.

“Ini dalam rangka mendukung PON,” kata Rudi A. Saragih kepada koran ini, Senin (17/6).

Menurut Rudi, kedepannya tempat itu akan dijadikan sebagai outlet penjualan produk perikanan khas masyarakat Sentani. Diharapkan kehadiran tempat itu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya pendapatan ekonomi.

“Ini akan menjadi salah satu tempat pusat oleh-oleh makanan khas khususnya sektor perikanan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, di Kabupaten Jayapura, pihaknya telah membina 32 kelompok pengusaha yang khusus bergerak di bidang pengolahan makanan khusus ikan. Namun belum semuanya maksimal.”Yang terpilih ini hanya delapan kelompok,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Mathius Awoitauw mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura.

“Kalau kelompok ini sudah mulai aktif dari sekarang maka tidak boleh berhenti, tempat ini harus ditata lebih baik,”harapnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *