Selamatkan Tanah, Hutan dan Manusia Papua

Anggota Pokja Agama Helena Hubi (Denny/ Cepos)

WAMENA-Anggota Pokja Agama Helena Hubi mengaku saat ini MRP sedang merancang bagaimana melakukan perlindungan terhadap tanah, hutan dan manusia Papua agar tidak mudah diperjualbelikan. Khusus soal tanah, MRP bakal melarang keras para kepala, suku, Ondoafi, Ondofolo, seluruh Papua untuk memperjualbelikan tanah lagi.

  “Di Papua mengenal tanah dengan Mama yang menyusui kami, memberikan kami makan dan minum sehingga pelarangan ini akan disosialisasikan ke seluruh Papua  dan di Papua Barat juga memiliki bagian yang sama untuk mensosialisasikan masalah ini,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos Sabtu (15/6) kemarin.

   Menurutnya,  para tokoh adat, tokoh masyarakat yang memiliki hak ulayat tanah  harus berpikir untuk tidak lagi menjual tanahnya. “Pelarangan ini akan disusul dengan dikeluarkannya perdasus untuk mengatur itu serta memberikan sanksi kepada yang melanggar,”jelas Helena Hubi.

   Khusus untuk hutan, kata Helena Hubi, MRP juga melarang melakukan penebangan liar.  Mayarakat harus mulai berpikir bukan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tapi juga untuk jangka panjang. Satu pohon butuh  waktu lama untuk bertumbuh kembali.

    “Saat ini perdasus ini sedang diusulkan untuk disahkan, apabila perdasus ini sudah diterima maka semua aturan itu akan masuk didalamnya. Sementara kita masih mensosialisasikan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota di Papua, sehingga bisa menjalankan perdasus perlindungan ini di daerahnya masing –masing,”beber Helena kemarin. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *