Rastra Tahap II Mulai Disalurkan

 Staf Ahli Bupati I Made Putra didampingi kepala Dinas Sosial Daulat Martuaraja, kepala Dinas Perhubungan Pardomuan Harahap dan Sekretaris Satpol PP Rustam  saat menyerahkan beras Rastra ke Distrik Tagime, Selasa (11/6). (Denny/ Cepos)

WAMENA-Penyaluran beras sejahtera (Rastra) tahap ke II untuk jatah  Maret dan April mulai disalurkan Pemkab Jayawijaya, sebanyak 44 ton beras didistribusikan ke dua distrik, yakni ke Distrik Tagime dan Distrik Yalengga yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati I Made Putra didampingi kepala Dinas Sosial Daulat Martuaraja, Selasa (11/6).

  “Setelah pada tahap pertama penyaluran rastra tahun 2019 dikawal langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati serta, Satpol PP, Polisi dan pejabat pemerintah setempat, pada penyaluran tahap dua juga dikawal hingga ke distrik yang saat ini sudah mulai kita lakukan,”ungkap Staf Ahli Bupati Jayawijaya I Made Putra Selasa (11/6) kepada masyarakat Distrik Tagime dan Yalengga.

   Menurutnya, penyaluran 44 ton beras tahap dua tahun 2019 ke dua distrik berbeda yang dilakukan Selasa, (11/6) dikawal langsung oleh Staf Ahli Bupati Jayawijaya, Kepala Dinas Sosial , Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian.  “Tidak ada lagi namanya tebusan-tebusan rastra seperti tahun-tahun kemarin, sehingga kami terus kawal agar tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah. Sekarang tidak boleh main-main lagi atau setelah diserahkan masyarakat menjual kembali ke pasar di Wamena,”tegasnya kemarin.

  Karena pada penyaluran tahap berikutnya akan lebih diperketat sesuai dengan kartu keluarga dan KTP. Karena itu, ia menyarankan warga untuk mengurus identitas diri tersebut, dimana pemerintah sudah memfasilitasi dengan menurunkan tim dari Dinas Kependudukan dan Catatan sipil untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan perekaman dan pembuatan kartu keluarga.

  “Sekarang ini untuk jatah beras rastra  dibagi rata sama karena ada kebijakan bupati. Tetapi ke depan tidak lagi demikian karena ada aturan dari kementerian sosial, dimana beras ini hanya diperuntukkan yang memiliki E-KTP dan Kartu keluarga,” kata I Made.

   Di tempat yang sama Kepala Dinas Sosial Jayawijaya Daulat Martuaraja mengatakan rastra yang disalurkan ini merupakan jatah untuk bulan Maret dan April, meskipun jatahnya sudah sampai bulan Mei, namun Pemda Jayawijaya harus menghabiskan jatah untuk dua bulan itu barulah bulan berikutnya disalurkan  lagi jatahnya.

  “Setelah dua distrik itu, kita  akan lanjutkan penyaluran untuk distrik lain, untuk mendapatkan beras, syaratnya harus memiliki KTP. Kalau tidak memiliki KTP dia tidak boleh mendapatkan beras ini dalam penyaluran berikutnya,” jelasnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *