Pelni Punya Alasan Krusial Ijinkan Dua Kapal Putih Masuk Bersamaan

Suasana diskusi yang dilakukan Komisi C DPRD Kota Jayapura dengan PT Pelni Jayapura di ruang pertemuan Komisi C, Rabu (12/6) kemarin. (Gamelan/Cepos)

JAYAPURA – Kepala Cabang PT Pelni Jayapura, Harianto Sembiring mengakui jika kejadian masuknya dua kapal putih di Jayapura secara bersamaan adalah hal yang langka. Selama ini sangat jarang dua kapal penumpang yang membawa ribuan orang berada disatu titik bersamaan.

Ini kata Harianto tak lepas dari kondisi di lapangan terlebih pada terminal penumpang. Ia menjelaskan kebijakan mengijinkan dua kapal masuk sekaligus karena orang yang berada di terminal penumpang sudah membludak. Yang biasanya hanya menampung 300 orang tapi pada malam tanggal 10 tersebut jumlah orang yang berkumpul mencapai 4000 orang.

“Bagi saya itu sejarah, jarang sekali dua kapal penumpang masuk bersamaan. Tapi ini tidak lepas dari situasi di pelabuhan. Manusia banyak sekali,” kata Harianto bersama dua pejabat Pelni lainnya ketika melakukan diskusi dengan Komisi C DPRD Kota Jayapura, Rabu (12/6) kemarin.

Ia menyatakan ketimbang saat itu warga semakin menumpuk dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya ia memutuskan untuk menyetujui dua kapal sandar bersamaan. “Kalau tidak kami buka bisa jadi manusia semakin banyak dan itu rawan,” katanya.

Pelni menyatakan permohonan maaf karena mendengar dari keputusannya ini sempat terjadi kemacetan yang luas biasa. “Saya mendengar kendaraan macet sampai Dok II. Kami mohon maaf atas kejadian itu, semua karena situasional. Penumbang bertambah dan yang datang serta pengantar juga tak sedikit. Ini kalau ditahan bisa terjadi banyal hal yang tak diinginkan,” bebernya.

Pelni juga berharap satu lokasi dermaga yang tak jauh dari weref bisa digunakan. “Dermaga itu kosong dan bisa digunakan. Semoga lain waktu jika situasinya sama dermaga itu bisa dipakai agar tak macet seperti ini,” imbuhnya. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *