BTM: Harus Lebih Disiplin

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano bersama pelatih kepala Persipura, Luciano Gomes Leandro di sela-sela latihan Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu

JAYAPURA- Penampilan Persipura Jayapura dalam tiga partai yang sudah dilakoni memang masih jauh dari ekspektasi yang diinginkan. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu hanya mampu meraih dua kali imbang dan sekali kalah, sehingga menempatkan Persipura di posisi 15 dengan koleksi 2 angka.

Kondisi membuat Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano angkat bicara mengenai kondisi yang sedang dialami oleh klubnya. Pria yang akrab disapa BTM itu menilai jika para pemainnya kurang konsentrasi dan disiplin dari 3 partai yang sudah dimainkan.

“Kalau saya lihat, pemain kita ini harus lebih disiplin dan mengikuti arahan pelatih dan latihan harus serius karena masih panjang pertandingan ke depan, kalau saya amati dalam dua petandingan (Persela dan PSS Selman) kita seharusnya bisa meraih poin tiga,”ungkap BTM kepada awak media saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (8/6).

BTM juga meminta kepada pemainnya untuk terus merendahkan diri dan tidak menyombongkan diri sebagai pemilik empat gelar juara. Ia meminta kepada pemainnya untuk bisa mengembalikan kejayaan tim kebanggan masyarakat Papua itu dengan mengikuti instruksi yang diberikan oleh pelatih.

“Saya selalu ingatkan bahwa kita mengikuti Liga bukan untuk memperbaiki peringkat, tapi target Persipura setiap tahun mengikuti Liga itu adalah juara,” ujarnya.

Oleh karena itu, BTM menekankan disiplin kepada pemainnya. Bahkan, ia tak tangung-tangung melepas pemain yang dinilai kurang disiplin yang dapat merugikan kinerja tim.

“Perjalan kita masih panjang, Persipura itu tidak miskin dengan pemain, Persipura tidak akan tangung-tangung melepas pemain bintang sekali pun jika tidak disiplin,” tegasnya.

Oleh sebab itu, BTM memberikan penjelasan kepada masyarakat yang selalu meyoroti kinerja pelatih soal pemain yang diturunkan. Menurutnya, sebagian masyarakat menyoroti hanya melihat dari kulitnya saja, tanpa melihat kondisi tim.

“Terkadang pononton sering teriak, kenapa pemain itu tidak mainkan. Tapi yang tahu kondisi pemain adalah manajemen dan pelatih, dan untuk itu kita ini sering disoroti, padahal ada beberapa alasan mengapa mereka tidak diturunkan, termasuk tidak disiplin,” jelasnya.

Kendati demikian, BTM tetap yakin bahwa mereka bisa meraih bintang lima dengan materi pemain yang ia miliki sekarang asalkan terus bekerja keras dengan disiplin yang kuat.

“Pemain kita ini hebat, semua memiliki kualitas yang luar biasa. Oleh karena itu, mari kita sama-sama bangun tim ini, terutama anak-anak muda ini akan menjadi pemain hebat di kemudian hari dan akan menjadi pengganti senior mereka, untuk itu disiplin itu penting dan latihan dengan serius, karena kalau tidak serius akan berdampak dalam pertandingan,”tutupnya. (eri/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *