Kesadaran Warga Dalam Urus Adminduk Masih Rendah

Dr. Merlan S.Uloli, SE.,MM. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura Dr.Merlan S.Uloli, SE.,MM.,mengatakan, kesadaran masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan (Adminduk), masih sangat rendah.

  Hal ini dibuktikan, jika warga tidak butuh Adminduk maka mereka tidak mau datang mengurusnya di Dispendukcapil, tapi sebaliknya, jika mereka butuh sesuatu untuk urus Adminduk, baru datang tumpah ruah ke Kantor Dispendukcapil, tentu hal ini sangat merugikan masyarakat, karena harus antri lama, terbuang waktu, tenaga dan pikiran.

“Fenomena yang terjadi sampai saat ini, jika warga butuh Adminduk atau melakukan perubahan Adminduk, mereka baru mengurusnya, dengan rela antri sampai lama dan hingga berdiri, tapi anehnya, kenapa tidak mau mengurus pada saat waktu senggang saja, tentu warga bisa menikmati pelayanan secara maksimal dan baik,”ungkapnya, Rabu(22/5)kemarin.

Merlan mengakui, biasanya antrian panjang, selalu terjadi jika ada penerimaan peserta didik baru, penerimaan CPNS, polisi dan TNI. Sehingga, hal inilah yang membuat atrian selalu banyak.

  Merlan menambahkan, sejatinya pelayanan di Dispendukcapil dilakukan secara totalitas, baik dengan membuat inovasi adanya anjungan Mandiri Dukcapil yang ditempatkan di beberapa kantor distrik, tujuannya  memberikan pelayanan yang mudah, supaya warga dalam mengurus Adminduk tidak perlu ke Kantor Dispendukcapil, hanya keperluan ambil berkas saja.

    Tapi kenyataannya, warga masih memilih langsung datang ke Dispendukcapil. Selain itu, ada aplikasi E-Waniambey, yang bisa dimanfaatkan langsung di smartphone android, bagi warga non permanen yang tinggal di Kota Jayapura.

“Saya harap warga Kota Jayapura, harus memanfaatkan semua pelayanan dan inovasi kami, karena inovasi kami hadirkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, supaya tidak repot dan buang tenaga, pikiran maupun waktu,”tandasnya.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *