Kapolre: Daftar Caleg di Medsos Hoax

AKBP Tonny Ananda Swadaya. Denny/ Cepos

WAMENA-Polres Jayawijaya menegaskan jika nama – nama caleg DPRD Jayawijaya yang beberapa hari ini tersebar di media sosial dan dikabarkan telah ditetapkan merupakan informasi Hoax (tidak benar), sebab KPU Jayawijaya belum mengumumkan secara resmi siapa saja yang lolos ke DPRD Kabupaten Jayawijaya.

  Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya menegaskan nama –nama anggota DPRD Jayawijaya yang lolos belum diumumkan secara resmi dari Dapil 1 sampai dengan 4. Karena itu, nama-nama yang diviralkan di Kota Wamena oleh oknum –oknum tertentu jangan sampai memicu kemarahan dari masyarakat atau caleg lainnya yang merasa dicurangi untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan.

  “Saya tekankan informasi itu tidak benar, jangan percaya dengan pengumuman yang bukan bersumber dari KPU,  nama-nama anggota DPRD yang ditetapkan belum diumumkan KPU Jayawijaya, kalau sudah beredar di WA itu ditetapkan oleh siapa?,” tegasnya Kamis (23/5) kemarin.

  Nama-nama anggota DPRD Jayawijaya yang beredar di Media Sosial, kata Kapolres, itu sangat rawan apabila disikapi langsung tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak penyelenggara dan akibatnya akan sangat fatal. Oleh karena itu kepolisian akan mengantisipasi   masalah ini dan pihaknya juga akan mencari tahu siapa yang menyebarkan informasi ini.

  “Kami sendiri belum mendapatkan informasi dari KPU Jayawijaya kapan dilakukan pengumuman resmi terkait dengan hasil pemilihan legislatif di Jayawijaya yang hingga saat ini belum dilakukan , kalau nama –nama yang  tersebar di medsos ini belum dipastikan kebenarannya,”kata Tonny Ananda.

   Menurutnya, kalaupun diumumkan secara resmi oleh KPU Jayawijaya nanti, itu dampaknya akan sangat besar karena kebanyakan caleg ini tidak siap untuk kalah. Untuk itu,  kepolisian harus mengantisipasi masalah ini, biasanya caleg yang merasa dicurangi itu mengarahkan massa  sehingga pihaknya akan terus melakukan pendeteksian   dini.

  “Tidak mungkin penetapan angota DPRD Jayawijaya dilakukan melalui media social seperti yang beredar saat ini, sehingga kami mengimbau masyarakat jangan percaya dengan apa yang disebarkan saat ini, KPU akan mengumumkan hasil secara resmi bukan melalui medsos,”jelas Kapolres Jayawijaya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *