Dana BOS Harus Dikelola Transparan

Priyadi/Cepos

 Pengambilan sumpah atau janji jabatan dan pelantikan pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Jayapura oleh Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., di Aula Sian Soor kantor Wali Kota Jayapura, Senin (20/5) kemarin.

JAYAPURA-Sebanyak 20 Kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Jayapura dan satu pengawas SMP Dinas P & K Kota Jayapura, dilakukan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat fungsional oleh Wali Kota Jayapura di aula Sian Soor kantor Wali Kota Jayapura, Senin(20/5) kemarin.

Kepada para pejabat fungsional yang dilantik, Wali Kota berpesan agar bekerja sesuai dengan aturan, khususnya bagi kepala sekolah harus menjadi seorang pemimpin dan teladan serta contoh bagi guru, siswa maupun tenaga kependidikan.

“Saya minta Kepsek ciptakan ide dan peningkatan inovasi, dorong guru, siswa, tenaga kependidikan untuk terus berprestasi,”ungkapnya dalam acara itu, yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.,maupun Kadis P &K Kota Jayapura Dr. Fachruddin Pasolo, M.Si, dan jajaran OPD dilingkungan Pemkot.

Wali Kota juga minta, semua Kepsek yang dilantik atau tidak gunakan dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS) dengan baik. ” Saya harap dana Bos ditampilkan di Mading dengan jelas, dana BOS digunakan untuk apa saja, dapatnya berapa semua penggunaan harus transparan,”jelasnya.

Dikatakan juga, kepada guru honor, yang umur sampai 35 tahun bisa ikut tes CPNS. Sedangkan, guru yang sudah K2 tetap diusahakan menjadi pegawai P3K. Disisi lain, Wali Kota juga minta Kepsek untuk bisa meraih program adiwiyata nasional dan mandiri. Sehingga, sekolah diminta selalu bersih, hijau, sekolah bebas dari sampah, dalam lingkungan sekolah tercipta rasa aman, nyaman dan penuh kasih sayang.

Di tempat yang sama, Kadis P & K Kota Jayapura Dr. Fachruddin Pasolo, M.Si., pelantikan pejabat fungsional sebagai salah satu bentuk penyegaran kembali dan meningkatkan karir para kepala sekolah, supaya lebih meningkat lagi.

Dan diharapkan, pesan maupun amanat yang telah disampaikan Wali Kota Jayapura, kepada kepala sekolah, bisa dijalankan dengan baik. Karena, Kota Jayapura sudah menjadi barometer pendidikan di Tanah Papua. (dil/wen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *