Pejabat Juga Harus Mau Angkat Sampah Dijalan

Noel/Cepos

Tampak Dekan Fakultas Keguruan Dan Ilmu pendidikan Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr Nomensen Mambraku bersama mahasiswanya saat membersihkan sampah di jalan baru, Di mana mereka berharap masyarakat Kota Jayapura dapat membuang sampah pada tempatnya, Sabtu, (19/5).

JAYAPURA – Mengakat Sampah tidah hanya di fokuskan kepada petugas kebersihan Pemrintah Kota Jayapura semata tetapi juga menjadi tangung jawab semua orang bagi dari masyarakat kecil hingga meraka yang berdasi atau juga kerja di kantoran.

Disela-sela membersihkan sampah yang di buang masyakat dengan sembarang di pingir jalan baru, Dekan Fakultas Keguruan Dan Ilmu pendidikan Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr.Nomensen Mambraku berpendapat bahwa masalah sampah di tempat umum juga menjadi tangung jawab masyarakat dari berbagai golongan hingga pejabat tinggi.

 

“Mengangkat sampah harus menjadi tugas kita pejabat yang berdasi, saya sebagai dekan tapi saya mengajak mahasiwa saya kita mengakat sampah dijalan,” katanya.

Ia juga mengajak setiap petinggi jabatan baik itu DPRP, DPRD, Pengusaha, PNS dan Pihak keamanan untuk memiliki tabiat menjaga kebersihan bersama.

Dengan nama kelompok peduli kebersihan yang di bentuk sejak 3 bulan lalu ini, melibatkan sejumlah mahasiswa di Papua untuk memiliki kepedulian mengangkat sampah di jalan untuk menyadarkan masyarakat.

“Saya masyarakat kota Jayapura saya bertangungjawab membersihakan kota ini, maka kita jajur menyadari membuang sampah sembarang itu menganggu orang lain,” katanya.

Dirinya mengatakan dimanapun dirinya berada selalu memperhatikan dimana ada sampah maka selalu berusaha mengangkatnya meski dirinya terkadang masi menggunakan dasi dan juga jas. Menurutnya hal ini bukan bertujuan memamerkan kerajinan kepada orang lain tetapi pendidikan kepada masyarakat bahwa sampah itu jangan dibuang sembarangan.

“Saya pake dasi saya akan angkat sampah jadi orang berdasi juga harus angkat sampah ini hal yang benar, karena melayani masyarakat tidak harus dengan menjadi pejabat besar tetapi bagaimana kita mengangkat sampah untuk melayani masyarakat di Kota Jayapura,” paparnya.

Dengan memulai kelompok dari 30 orang Ia berharap dapat terus berkembang hingga mencapai 300 orang bahkan lebih lagi karena jika semangat yang dilakukan dengan jumlah besar akan memberikan penyadaran secara keseluruhan bagi masyarakat di kota Jayapura bahkan Papua

Sementara itu, Mahasiswa Universitas Ottow Geissler (UOG) Yakop Arwam yang mengikiti kegiatan itu mengatakan bahwa dirinya terlibat dalam kegiatan ini untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak membuang sampah secara sembarangan di tempat umum.

“Yang saya rasa ketika kita turun tangan kita mau agar masyarakat bisa menjaga kerbersihan bersama agar kedepan kota ini lebih nyaman bagi semua orang,” paparnya, (oel/gin).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *