Hasil Suara di Pleno Berubah, FPDMJ Minta Diungkap

Noel/Cepos

Forum Peduli Demokrasi Masyarakat Jayawijaya, (FPDMJ) saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Jumat, (17/5).

JAYAPURA-Masyarakat Jayawijaya yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi Masyarakat Jayawijaya, (FPDMJ) meminta KPU dan Bawaslu Papua untuk mengutamakan suara masyarakat di lapangan.

Sekretaris FPDMJ Martinus Mabel mengatakan, sebelumnya pada rabu lalu pihaknya mengajukan keberatan dari setiap parpol di masing – masing daerah pemilihan, karena demokrasi di Jayawijaya, KPU Kabupaten dan Bawaslu kerjanya tidak netral.

“Kami minta masalah pemilihan di Jayawijaya segera diselesaikan dan mahasiwa sedang memantau hasil aspirasi kami, kami minta bawaslu dan KPU Papua segera selesaikan masalah,” paparnya.

Ia menjelaskan pencoblosan hanya dilakukan untuk DPRD Jayawijaya dan sementara untuk pusat dan provinsi dijadikan lahan bisnis. “Suara untuk anak Jayawijaya itu semua diambil alih, hasil pleno didistrik dan di pleno Kabupaten itu berbeda jau maka kami minta selesaikan maslaah ini,” katanya.

Ia yang mengaku sudah menyampaikan persoalan ini ke Bawaslu Papua itu, ia berharap agar dapat ditindak sesuai aturan yang berlaku tanpa ada intervensi. “Kami ada data dan kami suda sampaikan ke Bawaslu provinsi untuk ditindak lanjuti,” ujarnya.

Angota lain Fredi Itlay berharap KPU dan Bawaslu jangan mengorbankan masyarakat dengan keputusan yang tidak adil, hargailah suara masyarakat. “Kami mau masyarakat kami tidak jadi korban, jadi kami harapkan agar KPU dan Bawaslu harus beri penjelasan, kami minta penetapan sesuai suara di lapangan,” paparnya. (oel/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *