Semua Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu

thr

BIAK-Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Biak Numfor Dr. Enias Rumbewas, SE.,M.Si, meminta pembayaran tunjangan hari raya (THR) paling lambat satu  pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri (H-7). Bahkan diimbau kepada setiap perusahaan yang ada di Biak Numfor supaya membayarkan THR itu dua minggu sebelumnya.

   Jika mengacu pada regulasi tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, THR  diberikan paling lambat H-7.  “Memang aturan waktu pembayarannya sudah ada, tapi saya mengimbau kalau bisa pembayaran dilakukan maksimal dua minggu sebelum lebaran,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

  Disinggung soal besaran THR, hal itu tergantung pada masa kerja tiap-tiap karyawan. Bagi yang telah memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih secara terus menerus, wajib mendapat THR senilai satu kali upah per bulan. Sementara pekerja yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan penghitungan yang sudah ditetapkan, yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikali 1 bulan upah.

  “Kalu soal besarnya THR itu saya kira aturannya sudah jelas, misalnya bagi pekerja harian lepas yang mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, besaran THR berdasarkan upah satu bulan yang dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan,” jelasnya.

  Bagi pekerja lepas yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan,  lanjut Enias, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

  “Jadi bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan besaran yang tertera di perjanjian kerja tersebut,” jelasnya lagi.

  Terkait dengan itu juga, Enias mengingatkan supaya semua perusahaan membayarkan hak-hak THR kepada karyawannya. “Saya mengimbau supaya semua perusahaan membayarkan hak-hak karyawannya, dalam hal ini THR. Kalau ada yang tidak membayarkan hak karyawannya , maka sesuai peraturan yang berlaku kami akan tindak tegas,” imbuh Enias.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *