Polisi Belum Pastikan Motif Pelaku

Denny/ Cepos

Kasatreskrim Polres Jayawijaya AKP. Suheriadi saat berkoordinasi dengan Paur Reskrim Polres Jayawijaya Ipda Alex diruang kerjanya untuk mencari tahu motif pelaku pembacokan

WAMENA-Polres Jayawijaya belum bisa memastikan modus dari aksi pembacokan seorang warga berinisal HM di depan jalan Pasar Jibama minggu lalu. Pasalnya setelah korban dibacok tidak ada barang korban yang dirampas, bahkan korban dan keluarganya tidak mengenal pelaku yang melakukan aksi pembacokan tersebut.

Kapolres Jayawijaya melalui Kasatreskrim AKP. Suheriadi mengakui jika dari penyelidikan yang dilakukan kepolisian sudah mengambil keterangan dari korban HM sendiri, termasuk dari istri dan anak korban. Mereka sama sekali tidak ada yang mengenali pelaku, sehingga pihaknya masih belum mengetahui modus dari aksi pembacookan yang terjadi dipasar jibama wamena kemarin.

“Istri korban yang pada saat kejadian itu sempat berpapasan dengan pelaku bersama anaknya yang keluar saat mendengar teriakan, ayahnya juga tidak mengenal pelaku, karena kejadian berada di depan teras BRI dan rumah korban disamping atau tempat bermain bilyard,” ungkapnya selasa (14/5) kemarin.

Menurutnya, korban merupakan pemilik dari tempat bermain bilyard di Pasar Jibama dan sebelumnya kepolisian sempat menduga dilakukan oleh seorang pemain bilyard. Dimana sebelumnya pada siang hari ada warga yang membuat keributan di tempat bermain bilyard, dan bersitegang dengan karyawan dari korban dan sempat dipukul oleh korban.

“Tadinya dikira modusnya sakit hati, namun setelah warga yang kita duga itu dijemput dan disinkronkan dengan istri korban ternyata bukan, karena kita menduga adanya keterkaitan kejadian siang hari dan pembacokan pada malam hari,”jelasnya.

Ia juga menjelaskan jika tak ada barang yang diambil dari korban usai melakukan pembacokan, sehingga tujuan dari aksi pelaku melakukan pembacokan ini tidak jelas , hanya saja keadaan pelaku pada saat itu dipengaruhi minuman keras saja.

“Kita masih mencari lagi satu orang yang diduga kenal dengan pelaku, berinisial JI, karena pada siang hari diduga pelaku sempat membuat keributan dalam terminal dalam Pasar Jibama dan sempat dilerai oleh JI,”jelasnya.

Kecurigaan kepolisian terhadap JI ini semakin besar karena, saat hendak ditanya oleh keluarga korban mengenai pelaku pembacokan, JI langsung melarikan diri , sehingga kepolisian akan mencari JI ini untuk dijadikan sebagai saksi kunci.

“Kita sinyalir kedekatan JI ini dengan pelaku, kami juga sempat menanyakan kepada warga dengan ciri-ciri yang diberikan oleh pihak keluarga, namun warga mengaku tidak mengenal pelaku dan terlihat seperti orang baru,”kata Suheriadi.

Sementara untuk warga yang berinisial JI ini beberapa hari ini juga menghilang dari pasar jibama, sehingga pihaknya tidak terlalu mengejar agar JI ini muncul dan akan dilakukan penjemputan karena sebenarnya JI bukan pelaku, hanya saja disinyalir JI ini mengetahui pelaku yang melakukan aksi pembacokan kemarin.

“Sejauh ini identitas pelaku belum kami kantongi sama sekali, korban sendiri saja tidak kenal dengan pelaku dan mungkin kalau motif prampokan itu bisa terjadi tetapi kalau bukan motif perampokan ini yang sulit diketahui,”beber Kasatreskrim.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *