Koalisi Jokowi Ingin 80 Persen di Parlemen

Usai PAN, AHY Sambangi Istana

JAKARTA – Kans menyebrangnya partai di tubuh koalisi Prabowo – Sandi ke kubu petahana semakin terbuka. Usai membangun komunikasi dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, kemarin (2/5), giliran Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyambangi istana.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purnawirawan Moeldoko mengatakan, pertemuan antara dua pihak yang berseberangan usai pelaksanaan pemilu merupakan hal yang biasa. Sebab, hakikatnya persaingan dan kontestasi telah usai.

Saat disinggung apakah itu berarti Partai Demokrat akan masuk ke koalisi pemerintah, Moeldoko belum bisa menjabarkan. Namun, dia memastikan pemerintah selalu membuka diri. “Yang pasti menyambut baik,” ujarnya di Kantor KSP, Jakarta.

Dia mengakui, dari segi komposisi, sebetulnya koalisi saat ini yang mencapai 60 persen kursi DPR sudah cukup. Namun dia berpendangan, semakin banyak koalisi maka akan semakin kuat. Sehingga diharapkan ke depannya, jalannya pemerintahan bisa berjalan efektif.

“Sudah di atas 60 (persen) cukup ya. Tapi kalau bisa di atas 80 kenapa harus 60. Kan gitu,” selorohnya. Dua partai yang intens membangun komunikasi adalah PAN dan Demokrat.

Meski demikian, mantan Panglima TNI itu mengakui, untuk sampai pada posisi tersebut, masih membutuhkan komunikasi lebih jauh. Bukan hanya kepada pihak yang ingin dirangkul, melainkan juga pembicaraan di internal. Pasalnya, yang selama ini berjuang melakukan proses pemenangan adalah koalisi di internal.

Namun, Moeldoko optimis, seriring berjalannya waktu akan bisa menemukan solusi dan keseimbangan yang tepat. “Sekali lagi bahwa perlu dicari jalan yang terbaik gimana bangun sebuah koalisi yang semua pihak menerima dan pemerintah menjadi sangat efektif,” kata pria asal Jawa Timur itu.

Sementara itu, pertemuan AHY dengan Jokowi dilakukan beberapa saat usai presiden pulang dari kunjungan kerjanya ke Jawa Timur. AHY tiba di Istana pada pukul 15.44 menggunakan mobil Toyota Land Cruiser hitam dengan nomor polisi B 2024 AHY.

Sekitar pukul 16.15 pertemuan dimulai dan berlangsung sekitar 30 menit. Usai pertemuan, AHY mengatakan, kedatangannya ke istana untuk memenuhi undangan Presiden Jokowi sekaligus bersilaturahmi.“Setelah kesibukan beliau dan kami juga di lapangan selama 8 bulan terakhir ini,” ujarnya.

AHY menambahkan, pada prinsipnya dia dan Jokowi memiliki semangat yang sama untuk membangun Indonesia ke depan. Oleh karenanya, diperlukan tukar kesempatan untuk saling bertukar pikiran. “Komunikasi itu tidak harus selalu berbicara tentang komunikasi politik secara pragmatis tetapi juga ada hal-hal besar lain,” imbuhnya.

AHY juga menekankan, semua pihak untuk sama-sama menjaga suasana damai pasca pemungutan suara 17 April lalu. Dia mengajak masyarakat untuk sama-sama menunggu proses proses rekapitulasi yang dilakukan KPU dengan kepala dingin. Apalagi, proses pemilu tahun ini mengorbankan banyak petugas. “Mudah-mudahan paling akhir nanti, 22 Mei, kita bisa menerima apapun hasil yang akan dijelaskan oleh KPU,” kata dia.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin enggan berkomentar jauh terkait potensi partainya merapat ke kubu pemerintah. Menurutnya, apa yang disampaikan AHY sudah sangat jelas. “Jangan saya menambah dan mengurangi. Itu sudah disaksikan dan didengarkan. Biarkan itu apa adanya dicerna. Sangat terukur apa yang disampaikan AHY,” ujarnya.

Dia menegaskan, prinsipnya demokrat akan menjalani proses demokrasi ini sesuai koridor konstitusional. Oleh karenanya, jika ada pihak yang berupaya melakukan cara-cara di luar konstitusi dan aturan, partainya tegas menolak ikut serta. “Kita ga perlu ada peradilan di luar yang diatur konstitusi,” imbuhnya.

Mantan Menteri Hukum dan HAM itu menambahkan, usai proses rangkaian pemilu nanti tuntas, pihaknya berharap semua pihak bisa bahu membahu membantu menyelesaikan persoalan bangsa. “Kalau proses sudah selesai, ga ada lagi kubu ini dan itu,” pungkasnya. (far/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *