Futsal PON Ingin TC di Thailand

Pemain Futsal PON Papua saat mengikuti latihan di GOR Waringin, Selasa (23/4) kemarin.Erik / Cepos

JAYAPURA-Pelatih Kepala Tim Futsal PON Papua, Daud Henry Arim mengatakan, timnya saat ini sudah siap untuk menatap Training Center (TC) Terpusat yang akan dicanangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua pada April 2019 ini.

“Kita sudah siap, kami tunggu dari KONI untuk kita mulai TC terpusat. Kami berharap TC terpusat lebih cepat akan lebih bagus lagi,” ungkap Daud kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di GOR Waringin usai latihan, Selasa (23/4) kemarin.

Mantan pemain andalan Persipura Jayapura ini menuturkan, mereka akan menjalan program TC terpusat di luar tanah Papua. Pasalnya, menurut Daud, timnya akan leluasa menemukan lawan tanding jika memilih TC di pulau Jawa.

“Dalam TC terpusat juga kita bisa try out, menambah penglaman jam terbang dari pemain, supaya di luar nanti bisa uji coba dengan tim yang kita tahu kualitasnya bagus, kita tahu main di sni kualitas masih di bawah, sementara kita mau mencari lawan yang kualitasnya di atas kita,” ujarnya.

Bahkan Daud Arim berharap, KONI Papua bisa memberikan kesempatan buat mereka menjalankan TC di negara Thailand. Pasalnya, menurut Daud, Thailand merupakan salah satu negara yang memiliki tim futsal terbaik di Asia.

Daud Arim menambahkan, saat ini tim Futsal PON memiliki 20 pemain mumpuni dan akan diciutkan menjadi 12-14 pemain.

“Sesuai dengan kuota yang diberikan oleh KONI Papua dengan 14 pemain, maka dari 20 pemain kami akan fokus melihat ini, kita akan lihat yang terbaik, dari segi kualitas, teknik, pemahaman bermain, kemudian menjadi role mode dalam tim yang bisa menjadi panutan,” jelasnya.

20 pemain tim Futsal PON Papua saat ini diantaranya, Marcel Piter Ireeuw, Bernad Akwan, Rivaldo Charles Arim, FX Yosep Mikus Tanu, Yan Marthen Bagre, Ayub Balubun, Rezviando Triando, Ardiansyah Runtuboy, Holy Paul Soumilena, Cristian Josua Mahulai, Abdul Ghalib Firmansyah, Piter Everardus Marsiat, Jeheskiel Nasution, Rivaldo Rawar, Zulfiandry Doni Ryan, Yohanes Vewen, Brian Ick, Jean Kbarek, Nixon Yogi dan Mohamad Najib.(eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *